web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Tahun Baru, saatnya Evaluasi dan Intropeksi Diri
    net

    Tahun Baru, saatnya Evaluasi dan Intropeksi Diri

    • Selasa, 1 Januari 2019 | 19:33:00 WIB
    • 0 Komentar

    HARI Selasa bertepatan dengan tanggal 1 Januari 2019, hampir seluruh umat manusia di dunia ini merayakan malam pergantian tahun atau dikenal dengan malam Tahun Baru.

    Hampir semua kota-kota di dunia, menggelar perayaan Tahun Baru, termasuk di Indonesia, seperti di Kota Bandung.

    Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di Kota Bandung dan kota-kota/kabupaten lainnya di Jabar, tak ada pesta perayaan Tahun Baru yang berlebihan. Pemprov Jabar, demikian pula Pemkot Bandung tak menggelar pesta khusus untuk merayakan pergantian tahun, seperti tahun-tahun sebelumnya yang dimeriahkan dengan pesta kembang api.

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wali Kota Bandung Oded M Danial memilih merayakan Tahun Baru 2019 dengan muhasabah di masjid. Emil dan Oded yang pernah berpasangan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung tersebut hadir bersama-sama mengisi Muhasabah Akhir Tahun yang digelar di Masjid Pusdai, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (31/12/2018) malam.

    Emil beralasan, saat ini Indonesia tengah berada dalam suasana duka cita karena banyak musibah yang terjadi di berbagai wilayah. Karena itu, perayaan Tahun Baru 2019 ini, Emil lebih memilih mengikuti muhasabah di Pusdai.

    "Enggak (ada perayaan). Tahun ini banyak bencana, musibah, setahun ini ada tsunami di beberapa lokasi," kata Emil kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (28/12/2018) lalu.

    "Lebih baik kita melakukan renungan, saya juga muhasabah di Pusdai," tambahnya.

    Kendati demikian, Emil tak melarang warga Jabar untuk merayakan Tahun Baru. Namun mantan Wali Kota Bandung ini mengimbau agar tidak merayakannya secara berlebihan. Dia meminta kegiatan seperti konvoi kendaraan bermotor di jalanan dikurangi. Tapi lebih banyak dihabiskan dengan keluarga atau berkumpul di temat-tempat yang banyak mengadakan acara renungan.

    Imbauan serupakan juga diserukan Oded. Dia mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru 1 Januari dengan kegiatan positif dan bermanfaat. "Tahun baru 1 januari saya berharap warga Bandung jangan berbuat ulah macem-macem, lebih baik banyak muhasabah saja. Karena Tahun Baru merupakan tahun untuk kita bermuhasabah," kata Oded di sela-sela kegiatannya.

    Menurut Oded, dengan muhasabah kita bisa mengevaluasi yang selama ini dilakukan. Agar pada tahun berikutnya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dengan introspeksi yang dilakukan.

    Lalu, apa makna pergantian tahun ini? Itu sebenarnya yang harus menjadi catatan bagi kita, baik sebagai individu, keluarga, masyarakat, maupun warga negara Indonesia. Sejatinya, malam Tahun Baru sama saja seperti malam-malam biasanya, tak lebih dari sebuah pergantian hari. Satu yang membedakannya, peristiwa setahun sekali ini melambungkan asa dan harapan, agar esok hari pada Tahun Baru, lebih baik dari hari di tahun sebelumnya.

    Sepanjang tahun 2018, tentu meninggalkan banyak cerita dan catatan bagi kehidupan setiap orang. Ada kisah sedih, suka, kebahagiaan, dan masalah. Indonesia pun memiliki banyak kisah yang layak tetap diingat. Terjadinya banyak konflik sosial, tragedi, bencana, hingga peristiwa-peristiwa politik dan hukum, bisa dijadikan cermin.

    Seperti musibah yang terjadi di pengujung Desember 2018. Beberapa jam sebelum pergantian tahun, Kampung Adat Cigarehong, Dusun Cimapag, Cimapag, Desa Sinarresmi, Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi, diterjang longsor pada Senin (31/12/2018) sekitar pukul 17.30 WIB. Data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), longsor yang menimbun 30 rumah adat tersebut mengakibatkan 9 orang meninggal dunia. Selain korban jiwa, sebanyak 4 warga mengalami luka-luka, juga diduga masih ada sekitar 34 orang tertimbun longsor.

    Sebelumnya, pada 22 Desember lalu, gelombang tsunami menerjang pesisir pantai Selat Sunda yang mengakibatkan ratusan orang meninggal di 5 kabupaten, yakni Kabupaten Pandenglang, dan Serang di Provinsi Banten; dan Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus di Provinsi Lampug.

    BNPB mencatat sebanyak 437 warga meninggal dunia dan 14.059 luka-luka, 16 orang masih hilang, dan 33.721 mengungsi. Tsunami juga menyebabkan 2.752 rumah rusak, 92 penginapan serta warung rusak, 510 perahu dan kapal rusak, 147 kendaraan roda dua dan empat rusak, satu dermaga hancur dan beberapa kerusakan fasilitas publik liannya.

    Selain bencana, tahun 2018 juga diwarnai pesta demokrasi terbesar dengan digelarnya Pilkada serentak digelar di 17 provinsi, 115 kabupaten dan 39 kota di seluruh Indonesai. Sedangkan di Jabar, Pilkada serentak digelar di 10 kabupaten dan 6 kota, serta serta pilkada tingkat provinsi atau Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar. Bersyukur pilkada yang digelar pada 27 Juni 2018 tersebut berjaan lancar, dan menghasilkan para kepala daerah yang kini bertugas, di antaranya Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Wali Kota Bandung Oded M Danial.

    Kejadian-kejadian sepanjang tahun 2018 tersebut tentu harus menjadi pembelajaran bagi kita bangsa Indonesia agar menjadi lebih baik dalam menjalani tahun 2019. Pekerjaan-pekerjaan rumah yang belum terselesaikan selama 2018, tentu harus menjadi prioritas pada 2019 ini. Penanganan kasus korupsi misalnya, yang masih belum maksimal, apalagi sepanjang 2018, cukup banyak kepala daerah yang diciduk KPK.

    Tercatat ada 5 kepala daerah di Jabar yang ditangkap, yakni Bupati Subang Imas Aryumningsih (13/2/2018), Bupati Bandung Barat Abubakar (10/4/2018), Bupati Bekasi Neneng Hassanah Yasin (15/10/2018), Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra (24/10/2018), dan yang terakhir Bupati Cianjur Irfan Rivano Muchtar (12/12/20118).

    Tentunya momen pergantian tahun ini bisa dijadikan ajang introspeksi diri, sebagai bekal agar tahun 2018 bisa lebih baik dibanding 2018. Memanjatkan rasa syukur dan pengharapan serta doa, agar Tahun Baru 2019 bisa lebih baik dari tahun sebelumnya, tentu jauh lebih bermakna jika dilakukan di tengah-tengah kemeriahan malam Tahun Baru.

    Sehingga pergantian tahun tidak hanya berlalu sebagai sebuah pesta tanpa makna, tapi lebih dari itu, menjadi momen perenungan menuju tahun yang lebih baik. Selamat Tahun Baru 2019. (*)

    Oleh: deni mulyana sasmita / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Teladani Semangat Pahlawan
    Tahun Baru Hijriah, Pererat Silaturahmi Toleransi
    Dirgahayu Republik Indonesia ke-74 Tahun
    Mari Kita Berkurban
    • Mari Kita Berkurban

      SEKITAR 2,1 miliar umat muslim di seluruh dunia serentak memeringati Hari Raya Idul Adha yang pada 2019 ini jatuh pada hari Minggu Selengkapnya..

      • 11 Agustus 2019
    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah

    Editorial


    • Teladani Semangat Pahlawan
      Teladani Semangat Pahlawan

      HARI Minggu (10/11/2019) ini bangsa Indonesia memeringati Hari Pahlawan. Tanggal 10 November mencatat peristiwa besar.


      Klasemen Liga Dunia

      Tim M Point
      1. Liverpool 12 34
      2. Leicester City 12 26
      3. Chelsea 12 26
      4. Manchester City 12 25
      Tampilkan Detail

      Klasemen Liga Indonesia

      Tim M Point
      1 Bali United 26 57
      2 Persipura Jayapura 26 44
      3 Madura United 27 44