web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Tanpa Pesta Kembang Api, Emil-Oded Pilih Muhasabah
    net

    Tahun Baru

    Tanpa Pesta Kembang Api, Emil-Oded Pilih Muhasabah

    • Senin, 31 Desember 2018 | 04:17:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar tidak akan menggelar acara-acara pergantian tahun secara khusus, seperti tahun-tahun sebelumnya yang dimeriahkan dengan pesta kembang api.

    Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan, saat ini Indonesia tengah berada dalam suasana duka cita karena banyak musibah yang terjadi di berbagai wilayah. Karena itu, perayaan Tahun Baru 2019 ini, Emil lebih memilih mengikuti muhasabah di Gedung Pusat Dakwah Islam (Pusdai), Jalan Diponegoro Kota Bandung.

    "Enggak (ada perayaan). Tahun ini banyak bencana, musibah, setahun ini ada tsunami di beberapa lokasi," kata Emil nya keada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (28/12/2018) lalu.

    "Lebih baik kita melakukan renungan, saya juga muhasabah di Pusdai," tambahnya.

    Kendati demikian, Emil tak melarang warga Jabar untuk merayakan Tahun Baru. Namun mantan Wali Kota Bandung ini mengimbau agar tidak merayakannya secara berlebihan. Dia meminta kegiatan seperti konvoi kendaraan bermotor di jalanan dikurangi.

    "Kurangi momotoran, konvoi-konvoi di jalan yang tidak perlu. Mendingan habiskan waktu dengan keluarga atau berkumpul di temat-tempat yang banyak mengadakan acara renungan," ucapnya.

    Imbauan serupakan juga diserukan Wali Kota Bandung Oded M Danial. Oded mengimbau masyarakat untuk merayakan Tahun Baru 1 Januari dengan kegiatan positif dan bermanfaat. Salah satunya, Oded mengajak warga untuk menghabiskan pergantian tahun dengan muhasabah.

    "Tahun baru 1 januari saya berharap warga Bandung jangan berbuat ulah macem-macem, lebih baik banyak muhasabah saja. Karena Tahun Baru merupakan tahun untuk kita bermuhasabah," kata Oded di sela-sela kegiatannya.

    Menurut Oded, dengan muhasabah kita bisa mengevaluasi yang selama ini dilakukan. Agar pada tahun berikutnya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dengan introspeksi yang dilakukan. Namun dia tetap mempersilakan warga merayakan Tahun Baru dengan berbagai kegiatan, dengan tetap mengedepankan ketertiban dan kenyamanan.

    "Kegiatan-kegiatan boleh saja, jangan ada kegiatan yang sifatnya terlalu arogan berhura-hura, apalagi sampai menimbulkan hal yang tidak diinginkan," ujarnya.

    Seperti halnya Pemprov Jabar, sambung Oded, Pemkot Bandung juga tak menggelar acara pesta kembang api yang identik dengan perayaan Tahun Baru. Dia menyebutkan salah satu agenda yang akan diikutinya saat perayaan tahun baru yakni Bandung Berdzikir yang digelar di Masjid Al Ukhuwah. "Ada malam iman dan taqwa di Masjid Al- Ukhuwah ini akan hadir beberapa nara sumber. Insya Allah, Mang Oded akan ikut dari Isya sampai pagi saya ikut," ujar Oded.

    Muhasabah Akhir Tahun sendiri merupakan agenda rutian dari Pusdai. Kegiatan muhasabah yang mengandung arti mengevaluasi diri atau intropeksi tersebut, akan diisi ceramah dari Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung Oded M Danial, dan ustaz ternama, seperti KH Tengku Maulana dan Ustaz Budi Prayitno.

    Dalam acara yang digelar mulai Senin (31/12/2018) pukul 09.00 WIB hingga Selasa (1/1/2019) dini hari tersebut, ada penceramah lain yang akan tampil, seperti KH Ahmad Ruhiyat Hasbi, Dr H Engkos Kosasih Lc MAg, KH Imam Setiawan Latief SH, KH Yayan Hasuna Hudaya, KH Dikdik Dahlan Lukman. Acara yang terbuka untuk umum tersebut, juga diisi dengan qiyammul lail, program hapus tato, pelayanan kesehatan, donor darah, dan halal market. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Gudang Brimob Jateng Meledak
    Irjen Firli Bahuri Terpilih jadi Ketua Baru KPK
    Emil Raih IDC Digital Transformation Awards 2019
    DPRD Usulkan Pimpinan Dewan Ditambah jadi 6 Orang
    Nelayan di Jabar Masih Banyak Belum Bersertifikat

    Editorial