Pos Indonesia
4 Bulan, Jabar Quick Response Terima 40 Ribu Aduan
istimewa/jabar quick response Tim JQR saat mengunjungi lokasi bencana

4 Bulan, Jabar Quick Response Terima 40 Ribu Aduan

  • Minggu, 30 Desember 2018 | 14:06:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung - Program gerak cepat untuk menangani keluhan masyarakat Jawa Barat atau yang disebut Jabar Quick Response (JQR) sudah menerima 39.672 pengaduan. Program yang dirintis Gubernur Jabar Ridwan Kamil ini diluncurkan pada 18 September 2018.

Ketua Harian JQR Hanief Mochammad mengatakan, sistem yang dibangun QR semakin matang. Karena itu, pengaduan dari masyarakat pun lebih mudah diterima.

“Sistem yang dibangun sudah sudah terintegrasi dengan sistem lapor, kemudian juga terintegrasi dari mulai pengaduan sampai penindakan,” ujar Hanief.

Di beberapa daerah pun saat ini sudah dibangun quick response tingkat kabupaten dan kota. “Karena itulah kami akhirnya bisa mulai mengeksekusi kasus-kasus yang viral di tengah masyarakat,” ucapnya.

Hanief mengaku, ekspekstasi masyarakat cukup besar untuk JQR. Setiap bulannya tim JQR menerima minimal 12.000 pengaduan. “Malah di bulan pertama dibentuknya JQR, kami menerima 24.000 pengaduan,” tuturnya.

Tim JQR juga terus mengedukasi masyarakat tentang apa yang bisa diadukan dan apa yang tidak. Lambat laun masyarakat mulai faham tentang fungsi JQR.

“Kalau dulu pengaduan banyak tetapi penindakan minim karena kendala internal di pihak JQR itu sendiri seperti, kendala di anggaran, relawan, SDM dan lainnya. Sekarang terbalik, aduannya menurun tetapi penindakan meningkat. Per hari ada sekitar 12 kabupaten dan kota melakukan satu penindakan,” papar Hanief.

Dia menambahkan, untuk Kota Bandung saat ini bisa mencapai 5 kali penindakan, sehingga bila ditotal di seluruh Jabar total per hari penindakan mencapai 20 kali. “Angka ini meningkat karena dahulu per hari kami hanya melakukan satu sampai dua kali penindakan,” katanya.

Sementara itu dalam kesempatan ekspose 100 hari Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar, di Gedung Sate (28/12/2018), Emil menyampaikan bahwa JQR merupakan program yang dinilai paling memuaskan.

"Saya nilai paling memuaskan dilihat dari antusiasnya masyarakat menyambut program ini (Jabar Quick Response). Jumlah pengaduan membludak sampai 39.000 aduan," ungkap dia.

JQR didukung oleh 240 lebih relawan yang bekerja secara sukarela yang tersebar di seluruh Jawa Barat. Ke depannya diharapkan program ini bisa secara mandiri diadopsi oleh kabupaten dan kota dengan koordinasi langsung di bawah bupati dan walikota. (*)

den

0 Komentar
Tinggalkan Komentar
Cancel reply
0 Komentar
Tidak ada komentar
Berita Lainnya
Klaster Perkantoran Jabar Diduga dari Mobilitas Pegawai di Luar Kantor
Ponpes Punya Peran Lahirkan Generasi Unggul
Kata Ketua DPRD Jabar Soal 7 Anggotanya Positif Covid-19
Lelang Investasi TPPAS Regional Legok Nangka Terhambat, TPA Sarimukti Masih Jadi Alternatif
DPRD Jabar, Soroti Penggunaan Dana BOS untuk Keperluan Kuota Internet Peserta Didik
Berita Terdahulu

Editorial


    Imani Center

    Data Statik Covid-19


    DATA COVID-19 INDONESIA

    😷 Positif:

    😊 Sembuh:

    😭 Meninggal:

    (Data: kawalcorona.com)

    Ads