Warga Pesisir Diimbau Tetap Waspada Tsunami - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Warga Pesisir Diimbau Tetap Waspada Tsunami
    net Petugas mencari korban tsunami yang masih hilang

    Warga Pesisir Diimbau Tetap Waspada Tsunami

    • Rabu, 26 Desember 2018 | 04:32:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga yang tinggal di pesisi Selat Sunda untuk menjauhi wilayah pantai pascaterjadinya tsunami, Sabtu (22/12/208) malam.

    Imbauan tersebut menyusul analisa dan pemantauan langsung BMKG bersama Badan Geologi Kementerian ESDM terkait aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dikhawatirkan berpotensi terjadi tsunami seperti pada Sabtu (22/12/2018) lalu.

    "Dengan ini kami meminta agar warga masyarakat tetap waspada dan menghindari lokasi pesisir atau pantai radius 500 meter sampai 1 kilometer," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangan persnya, Selasa (25/12/2018) malam.

    Selain kekhawatiran akan potensi tsunami akibat longsoran material vulkanik Gunung Anak Krakatau, imbauan BMKG agar masyarakat menjauh dari bibir pantai juga karena pada saat bersamaan cuaca ekstrem dan gelombang tinggi terjadi di Selat Sunda. "Besok pagi masih terjadi dan potensi gelombang laut tinggi terjadi," ujarnya.

    BMKG lanjut Dwikorita, telah mengembangkan aplikasi sistem pemantauan yang fokus pada aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Anak Krakatau, agar dapat memberikan peringatan yang lebih cepat kepada masyarakat. Informasi tersebut dapat diakses di akun media sosial BMKG dan Badan Geologi, atau aplikasi 'infoBMKG' dan 'MAGMA Indonesia'.

    "Oleh karena itu, kami mohon kepada masyarakat tetap terus memonitor perkembangan informasi, akan terus kami update melalui situs media sosial atau aplikasi mobile info BMKG serta aplikasi mobile MAGMA Indonesia dan Badan geologi," tegasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemudik Mau Balik Lagi ke Jakarta, Harus Tunjukan SIKM
    Update Covid19 (25/05) : 22.750 Positif, 5.642 Orang Dinyatakan Sembuh
    Idulfitri 1441 Hijriah, KBRI Dar es Salaam Bagikan Paket Sembako untuk WNI di Tanzania
    Gubernur Ridwan Kamil Gelar 'Open House' Daring
    Saat Warga Lebaran, Pangandaran Diguncang Gempa Bumi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads