web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Kini Anak Putus SMA/SMK Bisa Bersekolah
    istimewa/humas pemprov jabar Uu saat meluncurkan Program Sejajar

    SEKOLAH JABAR JUARA

    Kini Anak Putus SMA/SMK Bisa Bersekolah

    • Rabu, 19 Desember 2018 | 20:42:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Bagi anak-anak usia sekolah yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke tingkat SMA/SMK atau sederajat kini bisa tersenyum bahagia. Melalui program Sekolah Jabar Juara (Sejajar), mereka bisa kembali mengenyam bangku pendidikan dan menggapai cita-cita yang diimpikan.

    Progam yang merupakan salah satu upaya Pemprov Jabar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya pendidikan menengah dan layanan khusus tersebut secara resmi diluncurkan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum di Hotel Holiday Inn, Jalan Junjunan Kota Bandung, Rabu (19/12/18).

    Kegiatan yang dikelompokkan dalam Sekolah Jabar Juara, yakni Sekolah Menengah (SM) Terbuka; SMK Pendidikan Jarak Jauh (PJJ); Smart School; Digital Learning; Beasiswa untuk siswa Miskin; Penguatan Laboratorium SMA; Bengkel kerja SMK; Pengembangan SMK Tematik; Penguatan Kerjasama SMK dengan Industri; Penguatan kompetensi guru, kepala sekolah, pengawas, dan tenaga pendidikan lainnya; Pengembangan Sekolah Hijau; dan Pengembangan Sekolah Inklusif, Ramah Anak, Sekolah Aman Bencana, dan Sekolah Tangguh.

    Uu menegaskan, pendidikan adalah salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui Progam Sejajar, Uu berharap bisa menjadi solusi bagi anak-anak usia sekolah di Jabar yang belum mengenyam pendidikan, khususnya untuk tingkat SMA/SMK atau sederajat.

    “Mudah-mudahan (Sejajar) salah satu solusi tentang permasalahan pendidikan di Jawa Barat dengan Program Sejajar, bisa teratasi, bisa terantisipasi. Tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang tidak mengenyam pendidikan,” ujar Uu dalam sambutannya.

    “Oleh karena itu, saya berharap masyarakat Jawa Barat, dengan adanya Program Sejajar ini bisa menjadi orang yang berilmu yang mampu sukses dunia dan akhirat, dan juga mampu membawa kebaikan bagi masyarakat yang lainnya,” tambahnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar Ahmad Hadadi menjelaskan, hingga saat ini sudah ada 300-an sekolah yang ditunjuk untuk Sejajar. Bagi masyarakat yang mempunyai atau menemukan anak usia sekolah tapi belum bersekolah bisa mendaftar ke sekolah yang ditunjuk tersebut.

    “Daftarnya bisa lewat ke sekolah yang ditunjuk. Di masing-masing kabupaten/kota ada, sekarang lebih dari 300 sekolah yang ditunjuk,” kata Hadadi.

    “Oleh karena itu, saya minta kepada masyarakat untuk mendukung program ini. Bukti dukungan yang diberikan yaitu kalau ada mereka yang belum sekolah segera masukkan, laporkan. Bantu didorong,” sambungnya.

    Hingga kini jumlah siswa yang telah mengikuti Sekolah Jabar Juara diantaranya untuk program SMK PJJ mencapai hampir 50 ribu siswa. “Siswa kami di 2017 ada 34 ribu sekarang ada 15 ribu. Jadi, sekarang sudah ada hampir 50 ribu peserta didik Sekolah Jabar Juara,” tandas Hadadi.

    Beasiswa & Program Penguatan Karakter
    Pada 2019 nanti, Disdik Jabar akan memberikan beasiswa dalam 2 kategori, yaitu pertama untuk putra/putri daerah yang berprestasi dengan besaran S-1 Rp 25 juta, S-2 Rp 35 juta dan S-3 50 juta. Kedua untuk para penghafal kitab suci termasuk di dalamnya penghafal Al Quran dengan nilai S-1 Rp 25 juta, S-2 Rp 35 juta, dan S-3 50 juta,

    Selain itu, Disdik juga memiliki program Ajengan Masuk Sekolah (AMS). Program ini merupakan pendidikan penguatan karakter. Ada pula program pesantren kilat bagi para siswa SMA/SMK di seluruh Jawa Barat, khusus untuk bulan suci Ramadhan yang akan digelar langsung di pondok pesatren yang ada di Jabar.

    “Ini bagian dari penguatan pendidikan karakter yang ditekankan oleh Bapak Presiden kita, sehingga dengan demikian diharapkan putra/putri kita, para peserta didik kita memiliki karakter cerdas, berilmu pengetahuan dan teknologi, dan juga religius memiliki keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat lahir bathin dan berakhlak mulia,” papra Hadadi. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 22 Mei
    BPN Prabowo-Sandi Tolak Hasil Rekapitulasi KPU
    Pempov Jabar Minta Pemkad Subang Buat Perda Sawah
    Emil : Masyarakat Harus Hormati Hasil Putusan KPU
    3,7 Juta Pemudik Akan Lintasi Jabar

    Editorial


    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.