web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Diduga Terima Suap, Bupati Cianjur Ditangkap KPK
    net Irvan saat kunjungan kerja sebelum diciduk KPK

    Diduga Terima Suap, Bupati Cianjur Ditangkap KPK

    • Rabu, 12 Desember 2018 | 17:49:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Cianjur - Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (12/12/2018) dini hari.

    Irvan ditangkap bersama 5 orang lainnya karena terkait transaksi suap anggaran pendidikan dari para kepala sekolah di Cianjur. Lima terduga lainnya yang tertangkap dalam OTT tersebut, terdiri atas sejumlah pejabat Pemkab Cianjur setingkat kepala dinas dan kepala bidang, unsur Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan pihak lainnya. Dari lokasi OTT, KPK mengamankan uang tunai sekitar Rp1,5 miliar yang diduga dikumpulkan dari kepala sekolah.

    Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menjelaskan, OTT dilakukan setelah mendapatkan bukti awal dugaan telah terjadi transaksi suap terhadap penyelenggara negara. Sebelumnya KPK mendapat informasi akan ada penyerahan uang terkait anggaran pendidikan.

    "Setelah kami lakukan pengecekan di lapangan, terdapat bukti awal adanya dugaan pemberian suap untuk kepala daerah. KPK menduga uang tersebut dikumpulkan dari kepala sekolah untuk kemudian disetor ke Bupati," jelas Laode saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Rabu (12/12/2018).

    Untuk kepentingan penyidikan, keenam terduga dibawa ke Kantor KPK di Jakarta. KPK selanjutnya akan menentukan status keenam terduga dalam waktu maksimal 24 jam. "Hasilnya akan disampaikan secara lebih lengkap pada konferensi pers," ujar Laode.

    Penangkapan Irvan ini menambah panjang daftar kepala daerah di Jabar yang ditangkap KPK gara-garea tersangkut kasus suap atau korups. Sebelumnya kurang dari 2 pekan lalu KPK juga melakukan OTT terhadap Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra.

    Sedangkan pada OTT-OTT sebelumnya dalam kurun waktu 4 tahun terakhir, tercaatat 7 kepala daerah ditangkap KPK, yakni Rachmat Yasin (Bupati Bogor), Ade Swara (Bupati Karawang), Ojang Suhandi (Bupati Subang), Atty Suharty Tochija (Wali Kota Cimahi), Imas Ayuminingsih (Bupati Subang), Abu Bakar (Bupati Bandung Barat),  Neneng Hassanah Yasin (Bupati Bekasi). (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jokowi Tinjau Program Sambungan Listrik Gratis
    Jokowi Serahkan 257 Sertifikat Tanah Wakah
    Abu Bakar Baasyir Dibebaskan tanpa Syarat
    Itoc Tochija Segera Jalani Sidang
    Ridwan Kamil Ajak Akademisi Lawan Hoaxs

    Editorial

      Advertisement On Google