web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Editorial


      DPRD Warga Keluhkan Infastruktur dan Pelayanan
      Juaranews/abdul basir Ineu saat melaksanakan reses

      DPRD Warga Keluhkan Infastruktur dan Pelayanan

      • Selasa, 11 Desember 2018 | 15:15:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews,Bandung - Anggota DPRD Jabar sejak tanggal 30 November hingga 11 Desember 2018, Sesuai dengan perundang-undangan melaksanakan kewajiban ke daerah pemilihanya untuk menyerap asprasi dari masyrakat atau kontituen, yang dikenal dengan kegitan reses anggota DPRD.

      Hasil dari jaring aspirasi anggota dewan ini kemudian akan dibawa ke dalam sidang paripurna melalui fraksi masing-masing anggota sebagai laporan untuk dapat dijadiokan sebagai bahan pertimbangan untuk rencana pembangunan dalam RAPBD.

      Dalam melaksanakan reses III masa sidang tahun 2018 ini setiap anggota DPRD Jabar berkewajiban untuk melakukan kegiatan jaring aspirasi di delapan titik pertemuan di daerah pemilihan mereka.

      Tidak terkecuali bagi pimpinan DPRD Jabar, Ineu Purawadewi Sundari telah melakukan kegiatan resesnya di Linggar Jaya, Kabupaten Sumedang. Menurut politisi partai berlambang Banteng moncong putih ini menyatakan, selama masa reses, Anggota DPRD diharapkan semakin dekat secara psikologis dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

      “Selama melaksanakan kegiatan reses ini, tentunya anggota dewan ini akan lebih dekat dengan konstituennya,” ujar Ineu.

      Selain itu, lanjut dia, anggota DPRD memiliki kewajiban untuk menyerap, menghimpun, menampung, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat daerap pemilihan. Peramasalahan umum seperti perbaikan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan lain sebagainya harus direspon positif untuk kemudian dibahas secara komisional atau di kantor DPRD.

      Ketua Fraksi PKB Jabar, Oleh Soleh yang melaksanakan Reses III di Kecamatan Sukaratu Kab Tasikmalaya mengaku mendapatkan aspirasi terkait dengan Sanitasi, Pelayanan Kesehatan dan sektor Pertanian yang perlu perlu perhatian serius.

      “Utamanya Rumah Sakit Rujukan dari RSUD banyak yg tidak tertampung , sehingga adanya BPJS belum dirasakan Manfaatnya secara Utuh , di karenakan RS 2 acap kali memandang sebelah mata bagi warga SKTM,” ucap Oleh Soleh.

      Aspirasi yang disampaikan warga dari seluruh anggota DPRD Jabar , mayoritasnya mengeluhkan pelayanan perekaman E-KTP yang cenderung dipersulit. Selain itu, sarana kebersihan terutama Tempat Penampungan Sementara (TPS) belum ada di wilayah warga.

      "Bukan hanya itu, fasilitas umum untuk kebutuhan air bersih belum tersedia,Warga berharap dengan adanya kegiatan tersebut dapat mengakomidir sarana yang dibutuhkan warga. Masalah infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan fasilitas umum lainnya turap/ saluran air " ucapnya


      "Selain itu, warga juga mengusulkan perbaikan gedung sekolah yang sudah rusak. Tidak terkecuali persoalan pengangguran yang cukup banyak di kawasan tersebut. Karena itu, warga mengharapkan adanya hasil konkrit dari reses tersebut,"tambahmya


      Beberapa persoalan tersebut diatas mencuat diutarakan masyarakat pada umumnya. Masalah yang berkatian dengan kepentingan masyarakat banyak tentu harus diprioritaskan. Tidak terkecuali persoalan-persoalan yang sudah ditampung melalui kegiatan Reses III Tahun Sidang 2018 DPRD Provinsi Jawa Barat. (*)

       

      Oleh: abdul basir / bas

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      HUT RI DPRD Harap Masyarakat Kenang Jasa Pahlawan
      HUT RI ke-74 DPRD Jabar Ajak Seluruh Pihak Bersatu
      DPRD Jabar Kaji Pembentukan BUMD Perumahan Rakyat
      Dewan setuju PLN beri kompensasi untuk pelanggan
      DPRD Desak BPJS Atasi Terlambatnya Pembayaran

      Gedung Sate