web stats service from statcounter

Hot News


  • 1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    • 22 Maret 2019 | 21:38:00 WIB

    SEBANYAK 1200 santri pramuka mewakili Pondok Pesanten di seluruh Jabar mengikuti PPSN ke-4 tingkat Jabar 2019, di Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pangandaran

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Kemacetan Lalin di Bandung Cukup Komplek
    Net

    Kemacetan Lalin di Bandung Cukup Komplek

    • Senin, 10 Desember 2018 | 19:25:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Permasalahan kemacetan saat ini menjadi masalah yang cukup kerusial di beberapa daerah. Khusus di Kota Bandung, kemacetan semakin buruk menjelang libur akhir pekan atau hari-hari libur nasional.

    Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bandung Didi Ruswandi mengungkapan, penyelesaian masalah kemacetan di Bandung bukan solusi tunggal, melainkan masalah kompleks yang harus diselesaikan oleh banyak pihak.

    Menurutnya, solusi terbaik Dishub Bandung untuk menyelesaikan kemacetan, yakni
    dengan yang melakukan solusi permanen adalah manajemen demand bukan suplay.

    "Kalau suplay biasnya di lembarkan kemudian 2 tahun macet lagi, ditambah play over tahun depannya macet lagi. Jadi tantangan kita besar sekali untuk mengatasi kemacetan dengan manajemen demand, dimana satu-satunya harus memberikan intensif pada transportasi publik," ujar Didi kepada JuaraNews, Senin (10/12/2018).

    "Itupun, belum banyak baru TMB dan Damri, TMB di beri insentif publik oleh pemerintah kota bentuknya subsidi, sedangkan Damri diberi insentif publik dari pemerintah pusat sementara yang lain belum," ucapnya.

    Didi menambahkan, aturan menggunakan kendaraan juga menjadi salah satu hal terpenting, dikarenakan masih banyaknya pengguna roda dua dan roda empat yang tidak mengikuti persyaratan berlalu-lintas. selian itu maraknya parkir liar juga membuat kemacetan semakin tidak terkendali.

    "Salah satu persyaratan yang belum terpenuhi disinsentif bagi kendaraan pribadi, itu belum maksimal, pajak masih murah, parkir masih murah, kemudian pajak kendaraan masih murah, kemudain harga mobilnya masih murah," tutupnya. (*)

    Oleh: abdul basir / bas

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Proses Sortir Surat Suara Kota Bandung Dimulai
    Bintania & Ratika Srikandi Korps Pemadam Kebakaran
    Oded Bakal Rutin Gelar Berkah Subuh
    Satpol PP dan Bawaslu Tertibkan APK
    Oded : Berharap Masih Ada Penerbangan di Husein

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Info Kota


    • DAFTAR CALON TETAP

    • image006.png
    • image007.png
    • image010.png
    • image012.png
    • image098.png
    • image100.png
    • image102.png
    • image104.png
    • image162.png
    • image164.png
    • image166.png
    • image168.png
    • image239.png
    • image241.png
    • image245.png
    • image243.png