web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemprov Jabar Bentuk Tim Saber Hoax
    juaranews/abdul basir Emil seusai meluncurkan Jabar Saber Hoax

    Pemprov Jabar Bentuk Tim Saber Hoax

    • Jumat, 7 Desember 2018 | 18:51:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar meluncurkan tim Sapu Bersih Hoax atau Jabar Saber Hoax, untuk menangkal isu, informasi, atau berita bohong yang meresahkan masyarakat.

    Peluncuran tim Saber Haox dilakasanakan di Aula Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Badung, Jumat (7/12/2018) yang langsung dipimpin Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

    "Tepat tanggal 7 Desember 2018, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mempersiapkan instrumen untuk membentengi kondusivitas masyarakat Jawa Barat," ujar Emil seusai launching Jabar Saber Hoax.

    Menurutnya, kondusivitas merupakan pondasi dasar bagi masyarakat Jabar guna mendorong visi Jabar Juara Lahir Batin. Dengan cara melawan informasi-infomasi yang meresahkan yang diduga datang dari rekayasa kebohongan-kebohongan.

    "Nah, tolong temen-temen disebarluaskan kepada masyarakat terkait tim Saber Hoax ini, caranya ada di media sosial. Ada Line, ada WA, ada Twitter, ada Facebook, Instagram dan lain-lain," ujarnya.

    Menurut Emil, Jabar Saber Hoax singakatan dari Jabar Sapu Bersih Hoax dengan tim 90% anak-anak milenial yang ahli di bidang IT. Nantinya mereka akan bertugas memferivikasi permohonan masyarakat serta merelis secara rutin berita yang beredar di Jabar yang diasumsikan Hoax.

    "Sampai suatu hari lembaga ini akan dibubarkan pada saat diyakini bahwa masyarakat Jawa Barat sudah tangguh, sudah naik kelas menjadi masyarakat yang melek literasi dan antihoax," tutupnya. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    MQK Cara Jabar Tumbuhkan Minat Baca Kitab Kuning
    Akademi Citarum Tanam Dua Jenis Bambu Endemik
    Ridwan Kamil Launching Desa Digital
    Menag Minta Guru Besar Aktif Wujudkan Keberagaman
    Petahana Diimbau tak Gunakaan Reses untuk Kampanye

    Editorial

      Advertisement On Google