web stats service from statcounter

Hot News


  • Cek Kesiapan Pemilu,Emil Gelar Konferensi Video
    Cek Kesiapan Pemilu,Emil Gelar Konferensi Video
    • 16 April 2019 | 20:45:00 WIB

    CEK kesipan Pemilu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar konferensi video atau video conference dengan 27 kepala daerah kota/kabupaten seluruh Jawa Barat

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Ini 3 Syarat Pangandaran jadi Kawasan Wisata Dunia
    istimewa/humas pemprov jabar Menpar Arief Yahya

    Ini 3 Syarat Pangandaran jadi Kawasan Wisata Dunia

    • Kamis, 29 November 2018 | 04:54:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Pangandaran - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengungkapkan, ada 3 A sebagai syarat untuk menjadikan sebuah kawasan menjadi destinasi wisata kelas dunia.

    Ketiga A tersebut harus pula berkelas dunia, yakni Atraksi, Aksesibilitas, dan Amenitas.
    "Kalau ingin menjadikan Pangandaran sebagai destinasi wisata kelas dunia, maka Tiga A-nya harus kelas dunia," kata Arief dalam acara Media Gathering 2018 yang digelar Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov Jabar di Pantai Indah Timur Resort, Kabupaten Pangandaran, Rabu (26/11/2018).

    Arief menjelaskan, Atraksi meliputi destinasi wisata berupa wisata alam, budaya, dan buatan yang menarik. Aksesibilitas, yaitu infrastruktur menuju kawasan wisata dan infrastruktur pendukung destinasi wisata, seperti bandara kelas internasional. A ketiga, yakni Amenitas, seperti fasilitas umum bintang lima mulai dari hotel, restoran, toko cenderamata, taman hingga fasilitas kesehatan dan fasilitas umum lainnya.

    Sementara itu, sejalan dengan komitmen Pemprov Jabar yang ingin menjadikan Jabar sebagai Provinsi Pariwisata, Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga hadir sebagai narasumber, mengungkapkan strateginya.

    "Keunggulan Provinsi Jawa Barat adalah pariwisata. Namun, Jawa Barat ini kurang dipoles. Lima tahun saya akan poles batu kakik permata (Jawa Barat) itu jadi berkilau," ucap Emil.

    Strategi tersebut di antaranya membagi pariwisata menjadi 3 tipe. Pariwisata Tipe 1, yaitu memperbaiki eksisting destinasi yang kurang maksimal. Pariwisata Tipe 2, membuat destinasi wisata baru di 27 kabupaten/kota. Untuk hal ini, Emil akan menggelontorkan anggaran sekitar Rp30 miliar-40 miliar untuk setiap kabupaten/kota.

    Untuk Pariwisata Tipe 3, Pemprov Jabar akan menyiapkan kluster khusus untuk dijadikan kawasan pariwisata melalui Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ada 2 KEK yang sudah disiapkan hingga saat ini, yaitu KEK Pangandaran dan KEK Cikidang, Sukabumi.

    "Strategi kita adalah menggolkan Pangandaran sebagai KEK di bulan Maret 2019," tegas Emil.

    Pemerintah pusat sendiri telah menetapkan 10 'Bali Baru' sebagai destinasi unggulan nasional. Namun sayang, tidak ada satu pun destinasi asal Jabar masuk dalam daftar tersebut. Ke-10 destinasi tersebut, yakni Tanjung Kelayang, Belitung; Danau Toba, Sumatera Utara; Tanjung Lesung, Banten; Kepulauan Seribu, Jakarta; Borobudur, Jawa Tengah; Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur; Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur; Wakatobi, Sulawesi Tengggara; dan Morotai, Maluku Utara.

    Meskipun destinasi di Jabar tidak masuk daftar 10 'Bali Baru', Emil mendorong pemerintah pusat agar Jabar memiliki KEK. "Saya sedih ketika tidak ada destinasi di Jawa Barat yang masuk dalam 10 destinasi itu (Bali Baru). Maka saya dorong agar di Jawa Barat ini ada Kawasan Ekonomi Khusus," tandas Emil. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Cek Kesiapan Pemilu,Emil Gelar Konferensi Video
    TPS Unik Akan di Beri Hadiah
    KPU pastikan Logistik pemilu hari berada di TPS
    Pusksmas Bergerak Siap Layani Warga Peloksok Jabar
    Logistik Pemilu di Jabar Sudah 99 Persen

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.