web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Editorial

      Komisi V  Siap Kawal Dana BPMU
      juaranews/abdul basir FKSS saat beraudiensi dengan Komisi V DPRD Jabar

      Komisi V Siap Kawal Dana BPMU

      • Kamis, 22 November 2018 | 09:25:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Forum Koordinasi Sekolah Swasta (FKSS) yang diwakili para kepala sekolah mendatangi DPRD Jabar untuk berunjuk rasa menuntut pencairan Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) yang baru dibayarkan Rp24 ribu.

      Sedangkan, untuk operasional pendidikan di sekolah swasta memerlukan anggaran sebesar 250 hingga 370 ribu persiswa persemesternya.

      Ketua Komisi V DPRD Jabar Syamsul Bachri mengatakan, aspirasi dari FKSS ini sangat wajar untuk menuntut hak anggaran daru BPMU. Pasalnya, setiap sekolah tentu sudah merencanakan dan mengelola anggaran setiap tahunnya. Dari BPMU yang berdasarkan Pergubnya sebesar Rp370 ribu, Disdik Jabar baru memberikan anggaran Rp24 ribu per siswa per semester. Kekurangannya cukup besar, tentu sekolah akan menanggung risiko yang sangat besar terhadap sekolah.

      “Yang diperjuangkan Komisi V ini sisanya yang harus se gera dibayarkan agar tidak menimbulkan persoalan yang baru,” ujar Syamsul seusai menerima aspirasi FKSS di Ruang Banmus DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (21/11/2018).

      Hal serupa ditegaskan Sekretaris Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi. Menurut dia, Komisi V terkait dengan aspirasi FKSS tentang pencairan anggaran BPMU yang baru direalisasikan sebesar 24 ribu untuk semester II dapat dikompensasi. Teknis pencairan kompensasinya tinggal menunggu jawaban dari Sekda Jabar. Sekolah swasta sudah cukup banyak berkontriobusi kepada dunia pendidikan di Jabar. Tetapi dengan adanya persoalan ini sangat tidak adil bagi sekolah swasta tersebut. Sebab, dalam APBD Perubahannya sudah ditetapkan besaran anggaran BPMUnya.

      “Saya t idak rela, sekolah swasta ini kan sudah banyak kontribusinya kepada dunia pendidikan di Jabar, tetapi mendapatkan perlakuan yang tidak adil,” ujar Abdul Hadi.

      Koordinator FKSS Jabar Usman mengungkapkan, pihaknya menuntut agar BPMU untuk segera dicairkan. Pasalnya, BPMU tersebut sudah masuk Rencana Kegiatan Dan Anggaran Sekolah (RKAS) setiap tahun. Tetapi tiba-tiba ada kabar tidak ada anggaran, padahal BPMU ini sebagai sumber anggaran sekolah swasta. Nominalny baru dibayarkan Rp24 ribu. Padahal kebutuhannya sebesar Ro250 ribu atau Rp350 ribu disesuaikan dengan kabupaten/kota, bahkan seharusnya sudah cair per Oktober lalu.

      “Tetapi hingga kini belum ada kejelasan apapun, langkah kami tidak ujug -ujug demo langsung ke dewan. sebelumnya ada pergerakan yang kami perjuangkan,” kata Usman.

      Dia menambahkan, pihaknya mengapresiasi atas inisiasi Komisi V yang memperjuangkan tuntutan FKSS. Langkah kongkritnya Komisi V akan memediasi dengan Kadisdik untuk bertemu dengan Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa dan hasilnya dilaporkan kepada Gubernur Jabar. Seandainya tidak tercapai kesepakatan, dewan siap untuk mengawal dan memimpin aksi demonstrasi terkait tuntutan ini. Sekitar 1980 lebih sekolah swasta yang mendapatkan BPMU ini siap akan berunjuk rasa dalam memperjuangkan tuntutan FKSS.

      “Bisa diabayangkan jika satu sekolah paling sedikit mendelegasikan 20 orang, berapa banyak nanti yang akan berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa,” tandasnya.

      Sebelumnya, ratusan orang yang tergabung dalam FKSS Jabar melakukan unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (5/11/2018) lalu. Mereka menuntut dana bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) untuk semester dua tahun 2018 untuk SMA swasta di Jabar, segera dicairkan. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      DPRD Jabar Sambut Positif Peluncuran Desa Digital
      DPRD Warga Keluhkan Infastruktur dan Pelayanan
      Sektor Perkebunan, Pernah jadi Primadona Indonesia
      DPRD: Pemilu Tonggak Persatuan Bangsa
      DPRD Imbau Media Netralitas jelang Pemilu 2019

      Gedung Sate

      • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
        Humas Jabar Luncurkan Program Japri

        HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

        Advertisement On Google