web stats service from statcounter

Hot News


  • Hadapi PSIS Semarang, Persib Bawa 20 Pemain
    Hadapi PSIS Semarang, Persib Bawa 20 Pemain
    • 20 Juli 2019 | 03:52:00 WIB

    SEBANYAK 20 pemain masuk dalam daftar pemain yang dibawa Pelatih Robert Alberts untuk melakoni laga tandang kontra PSIS Semarang, Minggu (21/7/2019).

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah
    istimewa/humas pemprov jabar Emil tandatangani MoU

    Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah

    • Kamis, 8 November 2018 | 02:22:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bali - Pemprov Jabar melakukan kerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dalam pengembangan potensi ekonomi kreatif di Provinsi Jabar.

    Kerja sama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dengan Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam kegiatan World Conference on Creative Economy (WCCE) di Nusa Dua Bali Convention Center, Rabu (7/11/2018).

    Emil mengungkapkan, dalam MoU tersebut disepakati bahwa Bekraf berkewenangan sebagai badan yang memiliki tanggung jawab untuk menetapkan kebijakan ekonomi kreatif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

    Sementara Pemprov Jabar yang memiliki potensi ekonomi kreatif, perlu dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal melalui perluasan produk ekonomi kreatif daerah. Dengan penyediaan infrastruktur, teknologi informasi, edukasi, dan fasilitasi hak kekayaan intelektual, serta berkomitmen terhadap pengembangan ekonomi kreatif. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka Be Kraf dan Pemprov Jabar sepakat melakukan pengembangan potensi ekonomi kreatif di Jabar.

    Emil menyebutkan, Pemprov telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No 15/2017 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif, dan Perda No 10/2018 tentang Pengelolaan Kekayaan Intelektual.

    "Jawa Barat dengan bangga menyatakan, satu-satunya provinsi yang memiliki peraturan daerah tentang ekonomi kreatif adalah Jawa Barat," kata Emil pada acara WCCE, Rabu (7/11/2018).

    Ke depan, lanjut Emil, akan hadir Badan Ekonomi Kreatif Daerah di bawah pengawasan Badan Ekonomi Kreatif pusat, demi mendukung berkembangnya ekonomi kreatif yang inklusif. Adapun dasar bagi Bekraf dan pemerintah daerah adalah untuk bekerja sama seputar koordinasi. Selebihnya, untuk pengembangan ekonomi itu sendiri, akan menjadi kewenangan masing-masing daerah.

    "Artinya, Jawa Barat akan menjadi salah satu daerah yang menyokong pengembangan ekonomi kreatif bagi seluruh warganya," kata Emil.

    Selain itu, ruang lingkup kesepakatan meliputi riset, edukasi dan pengembangan ekonomi kreatif, akses permodalan, infrastruktur, pemasaran dan promosi, dan fasilitasi hak kekayaan intelektual. Bekraf maupun Pemprov Jabar berwenang dalam penyusunan regulasi, fasilitasi pemasaran ekonomi kreatif, dan kegiatan lain yang dipandang perlu dan disetujui oleh kedua belah pihak.

    Hal ini perlu diupayakan, sebab ekonomi kreatif-lah yang saat ini dinilai memegang peranan penting dalam perekonomian seiring dengan tren pertumbuhannya yang positif. Ekonomi Kreatif juga telah terbukti sebagai sektor ekonomi yang tangguh. Dimana ekonomi kreatif dapat terus tumbuh di tengah-tengah krisis ekonomi global bersamaan. Sektor ekonomi ini tumbuh pesat seiring tumbuhnya teknologi.

    "Kita sudah paling depan, nanti akan ada Badan Ekonomi Kreatif Daerah, juga di 5 tahun ke depan semoga tercapai hadirnya lembaga-lembaga kreatif di daerah- daerah di Jawa Barat," kata Emil.

    "Gedung-gedung creative center juga harus dibangun di mana-mana. Insya Allah, Jawa Barat jadi provinsi kreatif se-Indonesia, yang paling siap menyambut datangnya ekonomi kreatif," ujarnya.

    Emil menambahkan, menghadapi era ekonomi kreatif, para pelaku industri ini bisa melakukan upaya kolaboratif disamping sifat kompetitif yang mutlak ada.

    "Kooperatif, berkolaborasi dengan cara- cara baru, kita berbagi, kita connecting, terhubung pada dunia baru yang penuh semangat, kreativitas bisa menyatukan kita semua," tandas Emil. (*)

     

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Jabar Minta Penambahan Kuota Haji
    Lantik Dewan Pendidikan, Emil Titipkan 4 Dimensi
    Kecewa, Relawan Gurka Tarik Dukungan dari Emil
    Pihak Ketiga Wajib Miliki Legal Standing & Relevan
    Tingkat Kemiskinan Turun, Jabar Gencar Bangun Desa

    Editorial