web stats service from statcounter

Hot News

  • Gomez Waspadai 2 Pemain PSIS Ini
    Gomez Waspadai 2 Pemain PSIS Ini
    • 16 November 2018 | 11:12:00 WIB

    MARIO Gomez mewaspadai ketajaman dou striker PSIS yang akan dihadapi tim Maung Bandung, Magelang, Minggu (18/11/2018).

Inspirasi

    Editorial

      Perda KTR Bukan Larang Masyarakat Merokok
      istimewa/dprd jabar Iemas Masitoh M Nur

      Perda KTR Bukan Larang Masyarakat Merokok

      • Selasa, 6 November 2018 | 14:01:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Pansus VI DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon dalam rangka membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Kawasan Tanpa Rokok.

      Anggota Pansus VI DPRD Jabar Iemas Masithoh M Noor menjelaskan, dalam kesempatan tersebut Pansus VI mendapatkan banyak masukan dan informasi terkait perumusan Raperda KTR salah satunya mengenai larangan pemasangan iklan.

      "Tentang pelarangan iklan yang berbau tentang rokok yang masih menjadi permasalahan utama di Kabupaten Cirebon dalam menegakan Perda KTR ini, Kabupaten Cirebon telah merumuskan perda ini sejak dua tahun terkahir ini dan selalu gagal oleh persoalan iklan rokok yang memang menjadi pendapatan daerah yang menguntungkan," papar Iemas, Senin (5/11/2018).

      Dia pun menegaskan, sesungguhnya saat ini yang perlu disosialisasikan atau dipahami dalam Perda ini adalah pengaturan zona larangan merokok bukan larangan merokok. "Perlu ditegaskan Perda ini mengatur zona larangan merokok atau smoking area. Jadi bukan melarang untuk tidak merokok," kata Iemas.

      "Harapan ke depan dengan adanya Perda ini, orang semakin sadar bahwa kesehatan itu sangat penting sehingga pada akhirnya masyarakat tidak merokok untuk menjadi sehat dan kesehatan yang berkualitas dan anggaran untuk membeli rokok akan dialihkan untuk hal yang lebih bermanfaat lagi," tambah Iemas.

      Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Edi Susanto menjelaskan, untuk Kabupaten Cirebon terkait proses pembentukan Perda KTR saat ini masih ditemui banyak hambatan.

      Menurut Edi, terhambatnya proses implementasi Perda terebut karena masih minimnya kesadaran masyarakat akan bahaya yang timbul dari rokok, sehingga penegakan sanksi pun menjadi sulit untuk dilakukan.

      "Masih banyak masyarakat yang belum peka terhadap program KTR ini serta sanksi yang masih belum ditegakan dengan tegas mengikat kepada masyarakat sehingga implementasi terhadap Perda KTR ini tidak berjalan dengan baik," ujar Edi.

      Lebih lanjut pihaknya berharap sebagai salah satu upaya penegakan sanksi dan sebagai implementasi dari Perda tersebut diperlukan Satgas khusus. "Diperlukan satgas untuk mendukung jalannya perda ini," pungkasnya. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar
      Tinggalkan Komentar
      Cancel reply
      0 Komentar
      Tidak ada komentar
      Berita Lainnya
      Pemprov Diminta Implementasikan Program Prioritas
      DPRD Minta Akses ke BIJB Diselesaikan Lebih Cepat
      DPRD Banten Studi Banding ke DPRD Jabar
      Perda KTR Bukan Larang Masyarakat Merokok
      Ineu: Pelatihan Masyarakat Desa Harus Konsisten
      Berita Terdahulu

      Gedung Sate

      • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
        Humas Jabar Luncurkan Program Japri

        HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).

        Advertisement On Google