web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Paralimpian Jabar Bukan Jago Kandang
    istimewa/humas pemprov jabar Uu saat membuka Peparda V Jabar 2018

    Peparda) V Jabar 2018

    Paralimpian Jabar Bukan Jago Kandang

    • Selasa, 6 November 2018 | 13:34:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bogor - Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum membuka gelaran Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V Jabar 2018 di Stadion mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (4/11/2018).

    Uu mengepresiasi pihak terkait yang telah berpartisipasi mewujudkan event paralimpik yang luar biasa meriah ini. "Semoga kegiatan Peparda V Jawa Barat 2018 bisa meraih target yang diharapkan," kata Uu.

    Sesuai tema 'Mengukir Prestasi di Bumi Tegar Beriman, Menuju Jawa Barat Berjaya di Tanah Nusantara pada PON 2020 di Papua', Uu mendorong tercapainya target pancasukses Kabupaten Bogor sebagai tuan rumah, yakni Sukses Penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Administrasi, Sukses Ekonomi Kerakyatan, dan Sukses Budaya.

    Karena Peparda, lanjut Uu, merupakan tangga terbaik bagi seluruh insan atlet paraliade untuk menorehkan prestasi, hingga mampu berpaga di kancah nasional, hingga internasional.

    "Peparda jadi bukti pembinaan olahraga khususnya bagi para atlet difabel. Ini juga sejarah Peparda mandiri lepas dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)," katanya.

    Uu inginkan, lepasnya National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) dari KONI, menjadi awal yang baik dalam menjaga kemandirian, dan konsistensi dalam menjaga kualitas dan prestasi para atlet paralimpian.

    Di samping itu, diharapkan pula adanya proses regenerasi atlet paralimpian yang berjalan baik dan berkesinambungan. Hingga akan muncul atlet yang berprestasi di taraf regional, nasional, bahkan hingga internasional.

    Uu menegaskan, Pemprov jabar berkomitmen memberi dukungan, baik dengan memperhatikan kesejahteraan para atlet, hingga menyediakan fasilitas pendukung terbaik untuk menjadikan atlet Jabar yang 'Juara Lahir Batin'

    "Olahraga sumber inspirasi, tetap membangun, berkarya, menjunjung tinggi sportivtas," tandas Uu.

    Uu juga menilai, Peparda menjadi event pemanasan yang menguji kesiapan para paralimpian menjelang Pekan Paralimpic Nasional (Peparnas) yang akan dilaksanakan di Papua 2020 mendatang. "Tantangan kuat, tapi tetap memberikan apa yang baik yang kita miliki," uap dia.

    "Pemprov semangat mendukung, atlet semangat bertanding, Jawa Barat Inshaa Allah juara di Papua," timpalnya.

    Bupati Kabupaten Bogor Nurhayanti menyebut, Peparda V Jabar 2018 akan berlangsung mulai tanggal 4- 13 November 2018, dengan mempertandingkan 12 cabang olahraga (cabor). "Ini merupakan jumlah cabor terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Peparda Jabar," kata Nurhayanti.

    Peparda kali ini pun, kata Bupati, memperebutkan 2.510 medali. Terdiri atras 784 medali emas, 784 medali perak, dan 942 medali perunggu. Medali tersebut akan diperebutkan oleh 1.075 atlet paralimpian, yang didukung 443 orang offisial dari 27 kota/ kabupaten.

    Nurhayanti berharap, pelaksanaan Peparda V Jabar 2018 di Kabupaten Bogor bisa berjalan lancar sesuai target pancasukses. "Ini juga sejarah, pelaksanaan Peparda ketika NPCI pisah dari KONI, semoga pembinaan atlet paralimpian meningkat dan mencetak atlet- atlet terbaik yang akan mengharumkan Jawa Barat," katanya.

    Sementara itu, Ketua NPCI Jabar Ukun Rukaendi bertekad membuktikan atlet paralimpian Jabara tak jago kandang. "Kalau kemarin kita juara umum di Peparnas Bandung, itu biasa. Nah kalau nanti di Papua, kita pertahankan juara umum itu luar biasa," kata Ukun penuh semangat.

    NPCI, yang baru saja terpisah dari KONI, menjadi semngat baru mengejar impian. Kemandirian, jadi modal baru bagi pihaknya. Ukun mengakui, memang pencarian bibit atlet memang tak mudah. Tapi para atlet difabel memiliki ikatan batin yang kuat, karena senasib sepenanggungan, sehingga apapun tantangannya, siap pihaknya hadapi.

    Pun berbagai capaian yang diraih, kata Ukun, tak lepas berkat kerjasama berbagai pihak, mulai dari pengurus NPC, atlet, masyarakat dan dukungan Pemerintah Jawa Barat. "Kita tidak jago kandang," pungkas Ukun. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Penembakan di Masjid Selandia Baru, 49 Orang Tewas
    Ridwan Kamil Buka Kontak Bisnis di Timur Tengah
    Sekda Jabar: NS Link Tinggal Dicanangkan Gubernur
    RR Lecehkan TNI Polri,FKPPI Jabar Gelar Aksi Damai
    700 Ribu Warga Jabar Belum Cetak e-KTP

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.