web stats service from statcounter

Hot News


  • 1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    • 22 Maret 2019 | 21:38:00 WIB

    SEBANYAK 1200 santri pramuka mewakili Pondok Pesanten di seluruh Jabar mengikuti PPSN ke-4 tingkat Jabar 2019, di Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pangandaran

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      Komisi IV Monitoring Pembangunan Masjid Al Jabbar
      istimewa/humas dprd jabar Anggota Komisi IV DPRD Jabar saat monitoring

      Komisi IV Monitoring Pembangunan Masjid Al Jabbar

      • Selasa, 30 Oktober 2018 | 11:35:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Sekretaris Komisi IV DPRD Jabar Nia Purnakania mengatakan, saat ini DPRD bersama Pemprov Jabar tengah mengerjakan target pembangunan masjid.

      Dari target penyelesaian 20 masjid, saat ini 9 pembangunan telah berlangsung dan telah merampungkan 3 masjid.

      “Ini salah satu Masjid Jabar yang sedang dalam proses pembangunan, sesuai keputusan gubernur ada 20 masjid di Jabar. Untuk saat ini baru ada 9 yang masih dalam proses pembangunan dan sudah selesai 3 masjid," ucap Nia di sela-sela melakukan monitoring pembangunan Masjid Al Jabbar Cipeuyeum, Kabupaten Cianjur.

      Terkait progres pembangunan Masjid Al Jabbar, Nia menjelaskan saat ini proses pembangunan tengah memasuki tahap pengerjaan konstruksi. Dia menyatakan, untuk 2019 Pemprov Jabar akan menambah anggaran untuk mendorong progres pembangunan masjid tersebut.

      “Diharapkan pada tahun 2020 mesjid raya yang ada di Cipeyeum ini bisa selesai dan 9 masjid Jabar lainnya yang sedang dalam pembangunan diharapkan selesai di tahun yang sama,” ujar Nia.

      Lebih lanjut Nia menyebut, dalam perjalanan pembangunan masjid ini terdapat beberapa hambatan. Salah satu hambatan yang terjadi adalah gagalnya proses lelang yang mengakibatkan proses pengerjaan pembangunan tertunda.

      “Hambatan karena adanya beberapa kali gagal lelang padahal di tahun 2017 sudah dianggarkan dan di tahun 2018 sudah 3 kali gagal lelang, sehingga pengerjaannya baru sekarang dan sudah 80 hari yang seharusnya 6 bulan," jelas Nia.

      Sementara itu, Kepala Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas Permukiman dan Perumahan Jabar Dewiani menjelaskan, pada 2017 telah mengerjakan proses pemagaran lahan. Dan berlanjut pada 2018 dilakukan pengerjaan pondasi serta pengerjaan struktur, dilanjutkan tahun anggaran 2019 dan harus disempurnakan kembali pada 2020.

      Dia memperkirakan dengan ukuran masjid yang menelan biaya Rp15 miliar tersebut dapat menampung jamaah sebanyak 500 jamaah. “Perkiraan (biaya) pembangunan masjid sekitar Rp15 milyar dengan ukuran masjid 20x20 meter, dan dapat memuat jamaah kurang lebih 500 jamaah,” pungkas Dewi. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      DPRD Minta Pemprov Perhatikan Tugu Batas Provinsi
      BPSK Harus Sering di Sosialisasikan ke Masyarakat
      DPRD Dukung Pemprov Lahirkan Raperda RP3KP
      DPRD Jabar Pastikan Tidak ada WNA Masuk DPT
      DPRD Jabar Pastikan Data WNA Di Purwakarta

      Gedung Sate


      • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
        Humas Jabar Luncurkan Program Japri

        HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).