web stats service from statcounter

Hot News


  • 1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    • 22 Maret 2019 | 21:38:00 WIB

    SEBANYAK 1200 santri pramuka mewakili Pondok Pesanten di seluruh Jabar mengikuti PPSN ke-4 tingkat Jabar 2019, di Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pangandaran

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Era Revolusi Industi 4.0, ASN pun Perlu Shifting
    juaranews/abdul basir Rhenald Kasali menjadi pembicara

    Era Revolusi Industi 4.0, ASN pun Perlu Shifting

    • Jumat, 26 Oktober 2018 | 06:29:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berperilakulah seperti air yang mengalir mengikuti bentuk.

    Seperti halnya dengan perkembangan Zaman saat ini, revolusi industri 4.0 yang ditandai dengan perkembangan teknologi informasi, sehingga ASN juga harus melek teknologi dan berdaptasi dengan perubahan jaman.

    Emil mengatakan hal tersebut saat membuka Seminar 'Shifting Bureaucracy' yang menghadirkan Rhenald Kasali sebagai pembicara di Aula Barat Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Rabu (24/10/2018).

    Maka dengan berjalannya waktu, Emil mengatakan Pemprov Jabar akan melakukan perubahan pola pikir, dimana ASN didorong untuk mampu berinovasi, berkolaborasi dan melakukan desentralisasi. Sehingga memudahkan ASN berinteraksi dengan masyarakat melalui kemajuan teknologi dalam meningkatkan pelayanan.

    “Dengan konsep seperti ini pelayanan akan lebih lancar, warga tidak harus mendatangi kantor-kantor pemerintahan,” tuturnya.

    Menurut Emil, 3 kunci utama ASN untuk melakukan shifting adalah berintegritas, melayani dengan hati, dan profesional.

    Penulis Buku The Great Shifting yang juga Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Rhenald Kasali di akhir paparannya memberikan tips bagaimana ASN bisa mengikuti zaman. Pertama, mengubah mindset. Kedua, mengusahakan semua untuk paperless dan berbasis teknologi informasi. "Dengan begitu akan memangkas waktu, hemat, dan mengurangi kesalahan," kata Rhenald.

    Ketiga, menurut Rhenald, adalah dengan deregulasi. "Kurangi penerbitan peraturan-peraturan. Buatlah masyarakat paham dan jaga mereka untuk melakukan prinsip-prinsip bermasyarakat," jelasnya.

    Tak kalah penting untuk dilakukan birokrat adalah untuk menyederhanakan SOP. "Keempat, berilah ruang untuk ASN melakukan inovasi," tandasnya.

    Pada kesempatan ini, Emil menyerahkan Bantuan Riset Edukasi Pada Penerima Bantuan Riset Edukasi jenjang S-3 dan menerima Hasil Implementasi Riset Program 300 Doktor Provinsi Jawa Barat. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    Wisata di Jabar Harus di Kelola Agar Berkembang
    Ridwan Kamil Optimistis Pilkada di Jabar Kondusif
    Persepsi Maladministrasi  di Jabar Terendah Kedua
    Pemprov Akan Bangun 20 Jembatan Penghubung Desa

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.