web stats service from statcounter

Hot News


  • 1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    • 22 Maret 2019 | 21:38:00 WIB

    SEBANYAK 1200 santri pramuka mewakili Pondok Pesanten di seluruh Jabar mengikuti PPSN ke-4 tingkat Jabar 2019, di Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pangandaran

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Sertifikasi Barang Mutu Dinilai Belum Maksimal
    juaranews/abdul basir Ridho Budiman Utama

    Sertifikasi Barang Mutu Dinilai Belum Maksimal

    • Jumat, 26 Oktober 2018 | 01:27:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Anggota Komisi II DPRD Jabar Ridho Budiman Utama menyoroti belum optimalnya pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro kepada masyarakat.

    Hal ini dikatakan Ridho saat kunjungaan kerja pimpinan dan anggota Komisi II DPRD Jabar ke Satuan Pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro di Kota Tasikmalaya dalam rangka Pembahasan Program/Kegiatan APBD Tahun Anggaran 2019, Selasa (24/10/2018).

    Ridho menambahkan, Satuan Pelayanan Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang Agro belum bisa optimal melakukan pelayanan kepada masyarakat disebabkan sarana dan prasarana yang ada masih sangat minim karena merupakan balai baru sebagai konsekuensi dari diserahkannya kewenangan kemetrologian ke kabupaten/kota.

    "Padahal di daerah lain Pengujian dan Sertifikasi Mutu sudah berjalan lama bahkan ada yang sudah 20 tahun. Sehingga untuk mengejar ketertinggalan ini dan untuk meningkatkan mutu produk-produk agro di Jawa Barat. Saya kira Pemprov Jabar serta pemerintah pusat menjadikan prioritas untuk mengadakan alat-alat termasuk alat kalibrasi untuk menguji mutu barang yg ada disini," papar Ridho.

    Saat ini, lanjut ridho, balai ini menjadi sangat penting untuk menjamin mutu barang terutama produk-produk agro yang di Jabar banyak sekali dihasilkan para petani.

    "Terutama sekarang yang lagi booming program kopi, sehingga calon-calon buyer mereka menjadi ragu untuk membeli produk-produk kopi yang ada di Jawa Barat karena tidak ada sertifikasi dari balai ini karena peralatannya belum ada," tegas Ridho.

    Dia pun mendorong Badan Anggaran (Banggar DPRD Jabar) untuk memprioritaskan pengadaan alat-alat pengujian dan sertifikasi mutu barang yang ada di Jabar.

    "Khususnya kepada badan anggaran daripada kita mengalokasikan anggaran kepada kegiatan yang kurang jelas ataupun kegiatan yang tidak terlalu signifikan hasilnya untuk masyarakat. Saya kira badan anggaran saya dorong untuk prioritaskan pengadaan alat alat pengujian dan sertifikasi mutu barang yang ada di Jawa Barat," tutup Ridho. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    Wisata di Jabar Harus di Kelola Agar Berkembang
    Ridwan Kamil Optimistis Pilkada di Jabar Kondusif
    Persepsi Maladministrasi  di Jabar Terendah Kedua
    Pemprov Akan Bangun 20 Jembatan Penghubung Desa

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.