web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Pemprov Jabar Perjuangkan Eksistensi Santri
    istimewa/humas pemprov jabar Emil dalam acara Hari Santri Nasional

    Pemprov Jabar Perjuangkan Eksistensi Santri

    • Selasa, 23 Oktober 2018 | 23:40:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuturkan, saat ini jumlah umat muslim di Jabar mencapai 45 juta lebih dari total 48 juta penduduk, yang menjadikan Jabar sebagai provinsi dengan umat muslim terbanyak di Indonesia dan dunia

    Sedangkan jumlah pesantren di Jabar lebih dari 9 ribu dan jumlah masjid lebih dari 100 ribu. Karena itu, kata Emil, sudah selayaknya Pemprov Jabar memiliki program khususnya untuk para santri yang harus diperjuangkan.

    "Kami ada sejumlah program untuk santri yang Insyaallah akan diperjuangkan untuk eksistensi santri yang lebih baik," kata Emil.

    Program yang pertama, yaitu saat ini Pemprov Jabar tengah menyiapkan Perda Pendidikan Agama dan Keagamaan. Dengan Perda tersebut, para santri akan diurus lebih baik oleh negara dan infrastruktur pesantren akan lebih maksimal. Kemudian untuk menjaga aqidah dan mencintai Alquran Pemprov Jabar juga sedang menyiapkan program Maghrib Mengaji dan Subuh Berjamaah agar para pemuda menjadi ahli masjid dan ahli agama.

    "Akan ada juga program Zakat Digital, agar umat Islam bersatu menjadi orang-orang yang dermawan dengan kewajibannya melalui cara kekinian yaitu online dan digital," ujarnya.

    Untuk kemandirian pesantren, sedang disiapkan pula program Satu Pesantren Satu Perusahaan. Selain itu, rencananya bulan depan akan dimulai program pelatihan bahasa Inggris untuk para ustaz.

    "Lulusan terbaik akan kami kirim ke luar negeri untuk berdakwah, agar suatu hari yang membawa perdamaian dunia adalah ustad dari Jabar," ucap Emil.

    Akan ada juga program dakwah digital melalui smartphone. Emil mengatakan, menurut survei, warga Jabar menggunakan smartphone setiap harinya selama 4 jam tetapi sebagian besar digunakan untuk kesia-siaan.

    "Mudah-mudahan dengan program dakwah digital kita bisa menyeimbangkan konten informasi kepada masyarakat Jabar," tuturnya.

    Program berikutnya, yaitu Satu Desa Satu Hafiz. Saat ini, kata Emil, pihaknya membutuhkan 6 ribu hafiz quran.

    "Kami sedang menyiapkan program satu desa satu hafiz quran. Ada 6 ribu desa kami butuh 6 ribu hafiz quran. Dalam 3 tahun kita ingin di pelosok desa yang menjadi imam masjid adalah mereka yang hafiz quran," katanya.

    Terakhir, akan ada program Kredit Mesra (Mesjid Sejahtera), dimana warga yang tidak mampu cukup datang ke mesjid untuk mendapatkan pertolongan finansial. Diharapkan warga Jabar nantinya menjadi ahli masjid sekaligus dapat pertolongan ekonomi," tutup Emil. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Museum Rosullulah Bakal di Bangun di Indonesia
    Akan Hadir, Aplikasi Citarum Dalam Smartphone
    Plt Ketum PSSI Joko Driyono Resmi Ditahan
    Polda, TNI  gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019
     Proyek Infrastruktur Ditarget Rampung pada 2023

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.