web stats service from statcounter

Hot News

  • Gomez Waspadai 2 Pemain PSIS Ini
    Gomez Waspadai 2 Pemain PSIS Ini
    • 16 November 2018 | 11:12:00 WIB

    MARIO Gomez mewaspadai ketajaman dou striker PSIS yang akan dihadapi tim Maung Bandung, Magelang, Minggu (18/11/2018).

Inspirasi

    DPRD Pertanyakan Operasional TPPAS Legoknangka
    istimewa/dprd-jabar Anggota Komisi IV meninjau TPPAS Legoknangka

    DPRD Pertanyakan Operasional TPPAS Legoknangka

    • Selasa, 23 Oktober 2018 | 23:12:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mempertanyakan belum dioperasionalkannya Tempat Pengolahan dan Pengelolaan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legoknangka.

    Rencananya TPPAS tersebut, kata Daddy, dapat mengelola tidak kurang dari 1.800 ton per hari. Diharapkan TPPAS ini mampu mengelola sampah dari 6 wilayah, yakni Kota dan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi, serta Kabupaten Sumedang.

    “Memang masih ada beberapa hal yang sempat tarik-ulur. Tiping fee adalah salah satu di antaranya. Total yang disepakati adalah Rp487 ribu per ton, dengan pola 70% tanggungan kota/kabupaten dan 30% menjadi kewajiban provinsi. Masalah lain, misalnya, harga jual produk. Semula PLN bersedia membeli US$18 cent turun menjadi US$13 cent karena penurunan nilai tukar rupiah,” kata Daddy setelah meninjau TPPAS, beberapa waktu lalu.

    Daddy menambahkan, proses pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka tetap berlanjut di tengah permasalahan tersebut. Meskipin begitu, kata Daddy, pihaknya tetap berharap TPPAS Regional Legoknangka tetap berproses.

    “TPPAS Legoknangka diharapkan dapat pula menerapkan teknologi thermal. Meskipun ada teknologi unggulan dari negara tertentu, tetapi dalam lelang investasi sifatnya terbuka bagi siapapun dan dati pihak manapun,” ujarnya.

    Daddy menekankan, sebelum TPPAS Legoknangka beroperasi, TPA Sarimukti mesti tetap berjalan. Menurut Daddy, TPA Sarimukti semula hanya diplot sampai 2018. Perpanjangan penggunaan Sarimukti sudah diajukan ke pusat tetapi belum selesai karena butuh amdal yang baru diminta ketika proses perpanjangan sudah berjalan.

    "Kalau sampai saat ini progressnya seperti ini bagaimana mungkin bisa beroperasi tahun 2019? Semoga saja ada perkembangan yang cukup menggembirakan sampi akhir tahun ini," tutup Daddy. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sandi Minta Relawan Kerja Keras dan Kerja Cerdas
    Emil: RPJMD Kumpulan Aspirasi Warga Jabar
    Walhi Jabar Nilai Musrenbang RPJMD Cacat Subtansi
    Jabar Pererat Kerja Sama dengan Wallonia
    Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google