web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap
    net ilustrasi

    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap

    • Jumat, 28 September 2018 | 15:06:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung bakal mengkaji pemberlakukan ganjil-genap pada sistem transportasi, guna menanggulangi kemacetan di Kota Bandung.

    Wali Kota Bandung Oded M Danial menyatakan, Pemkot Bandung memang tengah fokus mengatasi masalah kemacetan. Namun pemberlakukan sistem ganjil-genap ini, menurut Oded, perlu pengkajian lebih dalam.

    Kendati demikian, Oded mengapresiasi usulan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menerapkan sistem ganjil-genap bagi kota metropolitan dalam mengatasi kemacetan. Salah satunya sistem ganjil-genap yang telah dilaksanakan di Jakarta.

    “Saya sebetulnya sudah jauh hari menyampaikan untuk dikaji, karena kita harus mencari solusinya. Tetapi terpenting harus ada pengkajian terlebih dahulu,” ungkapnya di Gedung Assesment Kota Bandung, Jalan Cicendo Kota Bandung, Kamis (27/9/2018).

    Oded mengungkapkan, pihaknya akan mempelajari terlebih dulu ada arahan dari pemerintah pusat. Pemberlakuan sistem tersebut akan menunggu hasil kajian dengan Dishub (Dinas Perhubungan) dan Kepolisian.

    "Saya dan Kadishub (Didi Ruswandi) sudah sering berdikusi, kenapa enggak kita ikuti pola Jakarta. Ketika ada usulan seperti itu, bagi Mang Oded itu cocok dan selaras," ucap Oded.

    Oded pun meminta Dishub melakukan kajian bersama pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya. Dari kajian itulah nanti bisa diputuskan apakah sistem tersebut bisa diterapkan, di ruas jalan mana saja, dan waktu pelaksanaannya sehingga program bisa berjalan efektif. "Secara prinsip saya setuju, tapi hasil dikaji dulu," tandasnya.

    Diharapkan kajian bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. "Targetnya secepatnya. Yang terpenting ada kajian yang komprehensif, sehingga nanti enak dilaksnakannya," pungkasnya.

    Sementara itu, Kadishub Kota Bandung Didi Ruswandi menjelaskan, untuk menerapkan sistem ganjil-genap ini perlu adanya Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Bandung dengan Kepolisian. Hal tersebut dinilai penting, untuk mempermudah kegiatan atau operasi di jalan sesuai dengan kapasitasnya. “Regulasi itu ada di pemerintah daerah, tapi kewenangan penindakan berada di Kepolisian,” kata Didi.

    "Dishub kan enggak bisa nilang kendaraan pribadi harus kepolisian, jadi kita akan koordinasi," tandasnya.

    Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan pihak Polrestabes Bandung. "Tinggal koordinasi dengan kepolisian. Kalau tidak besok, pekan depan kita koordinasi dengan pihak kepolisian," sambungnya.

    Didi pun sepakat, sebelum dilaksanakan, perlu ada kajian tentang jalan mana saja yang bisa memberlakukan sistem tersebut. “Main road atau rute utama, ya hitungannya di pusat kota saja. Seperti Jalan Ahmad Yani atau Jalan Asia Afrika, tentu sesuai fungsinya,” jelas Didi.
    "Tapi kita harus kaji apakah sampai Cicaheum atau Cicadas, itu akan kita bicarakan," tandasnya.

    Sedangkan untuk regulasi, jelas Didi, akan dibuat peraturan wali kota (perwal) terkait sistem gaji-genap kendaraan pribadi. Penerapan sistem ganjil-genap pun, lanjut Didi, tidak sekeder nomor belakang ganjil atau genap. Bisa juga penjumlahan dari nomor plat tersebut. "Karena itulah, kita akan kaji dulu," tandasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kepengurusan Terancam Bubar, BBI%MC Lapor Polisi
    Emil Resmikan Block71 Bandung
    PR Summit Bandung Kampanyekan #ViralKabarBaik
    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap
    Kejahatan Marak, Pemkot Bakal Tambah Jumlah CCTV

    Editorial

      Info Kota

    • DAFTAR CALON TETAP

    • image006.png
    • image007.png
    • image010.png
    • image012.png
    • image098.png
    • image100.png
    • image102.png
    • image104.png
    • image162.png
    • image164.png
    • image166.png
    • image168.png
    • image239.png
    • image241.png
    • image245.png
    • image243.png