web stats service from statcounter

Hot News

  • Rumah James Riady Digeledah KPK
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    • 18 Oktober 2018 | 09:58:00 WIB

    BUNTUT penangkapan Bupati Bekasi oleh KPK, rumah CEO Lippo Group James Riady digeledah lembaga anti rasuah tersebut.

Inspirasi

    Anggota The Jak Tewas, Viking Minta Maaf
    net Tersangka pengeroyokan digiring ke Mapolrestabes

    Anggota The Jak Tewas, Viking Minta Maaf

    • Selasa, 25 September 2018 | 07:47:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Ketua Umum Viking Persib Club (VPC) Heru Joko meminta maaf atas tewasnya Haringga Sirila (23) dalam peristiwa pegeroyokan yang dilakukan oknum bobotoh saat laga Persib kontra Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

    Heru menegaskan, secara lembaga Viking tidak pernah memerintahkan bahkan menginginkan terjadinya benturan dengan kelompok suporter Persija, The Jakmania.

    "Kami, keluarga besar Viking, bobotoh, sangat berduka. Pada dasarnya kami tidak mau ada kejadian seperti kemarin (pengeroyokan terhadap Haringga Sirila) terjadi. Kami meminta maaf atas kejadian kemarin. Kami tidak bermaksud begitu, tidak memerintahkan begitu. Kami tidak ada upaya untuk ke sana," kata Heru di Mes Persib, Jalan Ahmad Yani Kota Bandung, Senin (24/9/2018).

    Heru mengatakan, VPC sesungguhnya ingin berbuat sesuatu untuk bangsa ini, menjadikan sepak bola sebagai sarana persatuan. Dia pun yakin dengan proses yang dilakukan, semua pihak dalam dunia sepak bola Tanah Air, akan sampai ke sana.

    "Kejadian kemarin, banyak faktor dan aspek yang memicunya. Kecintaan berlebihan. Mereka (bobotoh) tidak ada rencana melakukan pengeroyokan. Mereka ke sana untuk mendukung Persib ya. Tapi di sana banyak orang, banyak karakter, sehingga susah dikendalikan," paparnya.

    Heru sendiri menilai, sarana pertandingan Persib sudah bagus, pengamanan dari aparat kepolisian dan TNI pun sudah maksimal, bahkan kerja sama dengan para bobotoh pun sudah bagus. Namun situasi di lapangan dengan melibatkan massa yang besar memang sulit dikendalikan.

    "Atas kejadian itu, kami introspeksi dan memperbaiki diri. Ke depan harus lebih baik lagi. Jangan hakimi bobotoh hanya karena insiden kamarin," tuturnya.

    Heru berharap, tidak ada korban lagi akibat perseteruan antara bobotoh dan the Jak tersebut. Menurutnya, semua pihak harus melakukan upaya lebih positif untuk kemajuan sepak bola Indonesia. VPC sebagai kelompok suporter harus memberikan edukasi kepada semua. Bobotoh harus menjadi suporter yang paling depan dalam menjaga ketertiban dan persaudaraan.

    "Kepada bobotoh se-Indonesia, se-Jawa Barat, jangan lagi mengulang kejadian seperti kemarin. Nonton Persib itu harus nyaman ya. Ngedukungnya juga dengan cinta. Harus membuat citra yang baik untuk Persib," ungkap Heru.

    Soal 8 oknum bobotoh yang ditetapkan sebagai tersangka tewasnya Haringga, Heru menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke pihak kepolisian. "Kami mendukung penuh upaya kepolisian menegakkan hukum atas kasus ini. Kami akan mendampingi mereka (para tersangka) dan mengawasi proses hukumnya," jelas Heru.

    Heru pun meminta PSSI bersikap bijak terhadap Persib. PSSI harus melihat berbagai aspek, jangan satu aspek akibat pengeroyokan saja. "Semoga PSSI bersikap bijaksana dalam memberikan sanksi,” pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PWI Jabar akan Gelar Try Out Ujian CPNS
    Wagub Buka Pospeda 2018 tingkat Jabar
    Anggota The Jak Tewas, Viking Minta Maaf
    8 Bobotoh jadi Tersangka, Kemungkinan Bertambah
    Pengurus Persib Sampaikan Duka Cita
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota