8 Bobotoh jadi Tersangka, Kemungkinan Bertambah
net Tersangka kasus pengeroyokan anggota The Jakmania

kasus tewasnya jakmania

8 Bobotoh jadi Tersangka, Kemungkinan Bertambah

  • Selasa, 25 September 2018 | 07:22:00 WIB
  • 0 Komentar

JuaraNews, Bandung - Satreskrim Polrestabes Bandung menetapkan 8 tersangka dari kalangan bobotoh Persib Bandung dalam kasus tewasnya Haringga Sirila saat laga Persib kontra Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).

Usia ke-8 tersangka tersebut bervariasi, mulai dari yang paling tua berusia 41 tahun, hingga 2 bobotoh yang masih di bawah umur. Para tersangka, yaitu Budiman (41), Goni Abdulrahman (20), Cepy Gunawan (20), Aditya Aggara (19), Dadang Supriatna (19), Joko Susilo (31), SM (17), dan DF (16). Mereka dijerat Pasal 170 KUH Pidana karena terbukti melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban meninggal dunia, dengan ancaman hukuman mencapai 7 tahun penjara.

Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana menegaskan, sejumah tersangka pengeroyokan anggota The Jakmania dari Cengkareng tersebut ditangkap di lokasi kejadian di area parkir Gerbang Biru Stadion GBLA. Polisi kemudian melakukan pengembangan hingga menangkap pelaku lainnya.

"Sampai saat ini terhadap pelaku masih dilakukan penyidikan di Satreksrim guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Yoris di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka Kota Bandung, Senin (24/9/2018).

"Saat itu, 5 orang ditangkap di TKP. Satreskrim kemudian membuat tim melakukan pengembangan, sehingga tertangkap 16 orang. Delapan ditetapkan tersangka," sambungnya.

Yoris mengungkapkan tidak menutup kemungkinan tersangka akan bertambah. Untuk itu, pihaknya meminta sejumlah pihak, yaitu Viking dan manajemen Persib, untuk berkoordinasi menyelesaikan kasus pengeroyokan suporter Persija ini. Yoris pun mengimbah kepada para pelaku pengeroyokan yang lain untuk menyerahkan diri sebelum ditindak tegas polisi.

"Upaya ke depan kita akan mengejar pelaku (lain). Kita juga akan berkoordinasi dengan Viking dan manajemen Persib untuk dapat memperlihatkan video, sehingga mungkin akan mendapatkan tersangka lainnya. Kita berharap kepada Bobotoh apabila melakukan (penganiayaan) sebaiknya menyerahkan diri ke kantor Polrestabes maupun polsek terdekat," ungkapnya.

Sebelum pengeroyokan menggunakan tangan kosong, balok kayu, batu, piring, mangkok, bahkan senjata tumpul berbahan besi, Haringga ternyata terkena sweeping KTP yang dilakukan bobotoh. Almarhum diketahui datang menonton tanpa mengenakan atribut apa pun yang bernuansa Persija Jakarta.

Yoris menjelaskan, kejadian pengeroyokan Haringga dilakukan di kawasan parkir GBLA pada pukul 13.00-14.00 WIB. Kejadian bermula ketika Haringga, yang menggunakan sepeda motor, melintas di depan GBLA.

"Ternyata dilakukan sweeping oleh anak-anak dari Bobotoh, sehingga mereka mendapatkan ada satu orang diduga Jakmania yang memiliki KTP dari Jakarta," ujar dia.

Setelah itu, Haringga dianiaya berkali-kali dengan balok, helm, kaca, dan keling tangan. Yang lainnya memukul dengan tangan dan kaki hingga menyebabkan korban meninggal dunia. "Korban datang sendiri di Bandung, dijemput temannya ke stadion pakai motor. Korban tidak pakai atribut," kata Yoris. (*)

den

0 Komentar

Tinggalkan Komentar


Cancel reply

0 Komentar


Tidak ada komentar

Berita Lainnya


Jabar Bergerak Salurkan Seribu Sembako untuk Warga Terdampak COVID-19
Polrestabes Bandung ancam Tahan Warga Yang Masih Berkumpul di Area Publik
Sempat Jalani Isolasi, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana Dinyatakan Negatif Covid19
DPRD Apresiasi Langkah Konkrit Pemprov Jabar dalam Penanganan Covid-19
Wali Kota Ajak Masyarakat Jiwai Pengorbanan BLA untuk Lawan Virus Corona

Editorial


    Info Kota