web stats service from statcounter

Hot News


  • 1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    • 22 Maret 2019 | 21:38:00 WIB

    SEBANYAK 1200 santri pramuka mewakili Pondok Pesanten di seluruh Jabar mengikuti PPSN ke-4 tingkat Jabar 2019, di Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pangandaran

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

      DPRD Siap Dukung Pemberantasan Narkoba di Jabar
      juaranews/abdul basir Ineu saat menerima kunjungan Kepala BNN Jabar

      DPRD Siap Dukung Pemberantasan Narkoba di Jabar

      • Senin, 10 September 2018 | 20:20:00 WIB
      • 0 Komentar

      JuaraNews, Bandung - Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari mengatakan pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Jabar dalam menanggulangi dan pencegahan peredaran narkotika di wilayah Provinsi Jabar.

      DPRD perihatin dengan kondisi peredaran zat haram tersebut yang kini sudah sampai di daerah pedesaan.

      “Tentunya DPRD berharap bisa bekerjasama terkait program-program, misalnya sosialisasi dampak negatif dari narkoba di tingkat desa-desa. Kalau ada kesempatan dan ada kegiatan di daerah DPRD Provinsi Jawa Barat akan berkerjasama dengan BNN,” ucap Ineu kepada wartawan seusai menerima kunjungan silaturahmi BNN Jabar di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (10/9/2018).

      Ineu menambahkan, saat ini bukan tak cukup upaya penanggulangan dan pemberantasan narkotika yang dilakukan BNN, namun harus dilakukan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. Karena itu, Ineu menyambut baik usulan kerja sama yang digagas BNN dengan DPRD Jabar dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.

      “DPRD Provinsi Jawa Barat akan ikut serta menyosialisasikan dampak negatif dari narkoba, BNN juga akan memberikan buku-buku terkait bahaya narkoba. Sehingga nanti DPRD bisa memyampaikan di kegiatan-kegiatan DPRD seperti reses dan sebagainya. Karena BNN memandang saat ini bahaya narkotika tidak hanya berkembang di perkotaan tetapi di daerah pedesaan. Perlu adanya upaya antisipasi supaya peredaraan dan penyalahgunaan narkoba tidak terjadi di desa-desa Jawa Barat,” papar Ineu.

      Dalam kesempatan tersebut, sambung Ineu, juga dibahas usulan rencana pembentukan peraturan daerah (perda) tentang narkotika.

      “Satu hal yang menjadi usulan BNN Jawa Barat menginginkan adanya Perda terkait antisipasi penyalahgunaan narkotika, pencegahaan, dan sebagainya ingin dikuatkan dengan Perda,.” ujar Ineu

      “Dengan luas wilayah dan jumlah pendudukan yang lebih besar sehingga dapat berbanding lurus dengan potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di daerah-daerah,” sambungnya.

      Sementara itu, Kepala BNN Sufyan Syarif menjelaskan, kunjungannya ke DPRD Jabar dalam rangka membahas permasalahan narkoba di Indonesia, khususnya di lingkungan sekolah-sekolah yang perlu diantisipasi oleh seluruh elemen masyarakat.

      “Masyarakat hari ini harus paham modus-modus tentang kegiatan tersebut, dan kita harus melakukan perlawanan yang massiv, seluruh komponen masyarakat bergerak bersama melakukan perlawana terhadap narkoba. Sndikatnya dan pencegahan, serta tindakan penyembuhan bagi para korban ini harus disembuhkan karena ini adalah tanggung jawab negara," kata Syarif.

      Terkait usulan pembahasan Perda narkotika, Syarif menyebut perlunya upaya sistematis dalam bentuk regulasi dalam pencegahan dan pemberantasannya.

      “Perlunya ada peraturan yang mengikat bagi suluruh masyarakat ataupun pemerintah yang melaksanakan kegiatan tersebut berbentuk Perda. Nanti kita akan bahas dengan Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat dengan timnya, dan nanti kami akan melaporkan ini kepada gubernur,” jelas Syarif.

      Adapun hal-hal yang tertuang dalam Perda tersebut akan berkaitan dengan pemberantasan, pencegahan di lingkungan sekolah, perkantoran, dan d lingkungan masyarakat.

      “Kita sangat membutuhkan bantuan dari DPRD Provinsi Jawa Barat yang dimana DPRD adalah mewakili rakyat dan kami akan memohon dukungan dan kerja sama untuk mendorong program-program antinarkoba yang akan dilakukan oleh BNN kepada masyarakat,” pungkas Syarif. (*)

      Oleh: abdul basir / den

      0 Komentar

      Tinggalkan Komentar


      Cancel reply

      0 Komentar


      Tidak ada komentar

      Berita Lainnya


      DPRD Minta Pemprov Perhatikan Tugu Batas Provinsi
      BPSK Harus Sering di Sosialisasikan ke Masyarakat
      DPRD Dukung Pemprov Lahirkan Raperda RP3KP
      DPRD Jabar Pastikan Tidak ada WNA Masuk DPT
      DPRD Jabar Pastikan Data WNA Di Purwakarta

      Gedung Sate


      • Humas Jabar Luncurkan Program Japri
        Humas Jabar Luncurkan Program Japri

        HUMAS Jabar meluncurkan program dialog publik bertajuk Jabar Punya Informasi (Japri) di Area Taman Barat Gedung Sate, Kamis (27/09/2018).