web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Perbaikan Rutilahu jadi PR bagi Emil-Uu
    istimewa Daddy saat meninjau rutilahu di Desa Mekarsari

    Perbaikan Rutilahu jadi PR bagi Emil-Uu

    • Rabu, 5 September 2018 | 23:35:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady menyatakan bahwa perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) merupakan salah satu program yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar yang baru Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

    Hal itu diungkapkannya ketika memimpin kunjungan kerja di Desa Mekarsari Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut, Rabu (5/8/2018). Rombongan diterima Kepala Desa Mekarsari, Ketua LPM, Babinsa, Camat Selaawi, Danramil, serta Kapolsek Selaawi-Limbangan. Hadir pula perwakilan dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jabar.

    Pada pertemuan itu dibahas masalah pelaksanaan rutilahu di Kabupaten Garut, khususnya terkait jumlah dan besar bantuan yang diberikan Pemprov Jabar.

    "Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat disepakati bahwa besarnya bantuan rutilahu masing-masing adalah Rp15 juta untuk rutilahu di wilayah perkotaan. Adapun besaran bantuan untuk program yang sama di kabupaten adalah Rp13,5 juta per rumah," ujar Daddy kepada JuaraNews

    Pada 2017, Kabupaten Garut mendapat perbaikan rutilahu dari Pemprov Jabar sebanyak 552 unit. Jumlah tersebut tersebar di 29 desa di 24 kecamatan. Rata-rata setiap desa memeroleh bantuan sebanyak 18 unit rumah, termasuk Desa Mekarsari. Padahal, angka tersebut belum seberapa jika dibanding kebutuhannya. Di Kecamatan Selaawi saja tidak kurang dari 500 rumah yang membutuhkan bantuan perbaikan.

    "Angka tersebut masih logis mengingat dari sisi IPM Kabupaten Garut berada di peringkat 25 tahun 2015 (63,21 poin) dan tahun 2016 (63,64 poin). Demikian pula pada tahun 2017, IPM kabupaten yang terkenal sebagai pengasil dodol dan pengolahan kulit tersebut hanya 64,52 poin, juara kedua dari bawah setelah Kabupaten Cianjur. Jadi, wajar kalau Garut termasuk kabupaten yang diprioritaskan (untuk mendapat bantuan rutilahu)," papar Daddy.

    Di Jabar sendiri, pada 2017 lalu program rutilahu masih ditangani 2 instansi, yakni Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim). BPMPD menangani 6.000 unit untuk rutilahu di wilayah kabupaten. Sementara itu, Dinas Perkim menangani 2.000 unit yang berada di wilayah perkotaan.

    Masing-masing rutilahu tersebut menerima bantuan Rp13,5 juta. Pada tahun 2018 jumlahnya meningkat menjadi 20 ribu, 14 ribu unit di kabupaten dan 6 ribu unit di kota. Nilai bantuan yang diberikan tetap sama dengan tahun sebelumnya. Saat ini masih dalam proses pencairan dana.

    Pada 2019 target jumlah bantuan rutilahu justru turun menjadi 10 ribu unit. Selain karena faktor anggaran yang tersedia, hal itu disesuaikan dengan keterbatasan beberapa hal yang berkaitan dengan verifikasi di lapangan.

    "Kami berharap baik jumlah unit maupun besaran anggaran untuk program ini dapat ditambah pada APBD murni Tahun Anggaran 2019 yang akan segera dibahas," pungkas Daddy. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google