web stats service from statcounter

Hot News


  • 1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    • 22 Maret 2019 | 21:38:00 WIB

    SEBANYAK 1200 santri pramuka mewakili Pondok Pesanten di seluruh Jabar mengikuti PPSN ke-4 tingkat Jabar 2019, di Bumi Perkemahan Pramuka, Kabupaten Pangandaran

Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Pemprov Jabar Dukung Atlet Peraih Emas jadi PNS
    net Sekda Jabar Iwa Karniwa

    Pemprov Jabar Dukung Atlet Peraih Emas jadi PNS

    • Senin, 3 September 2018 | 06:40:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Pemprov Jabar mendukung program pemerintah pusat yang akan memberikan bonus untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) kepada atlet peraih medali Asian Games 2018.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa mengatakan dukungan ini dilakukan untuk memotivasi sekaligus mengapresiasi kerja keras para atlet asal Jabar yang telah berjuang di ajang olahraga terbesar se-Asia itu.

    "Kalau pemerintah pusat menjamin, sudah selesai itu (terjamin). Karena untuk penerimaan PNS intinya kan ada di tangan pemerintah pusat. Sehingga nanti kita hanya mengusulkan terus mengawal supaya yang bersangkutan jadi PNS," ungkap Iwa di Gedung Sate, Jalan Dipoegoro Kota Bandung, Minggu (2/9/2018).

    Untuk peraih medali Asian Games 2018, pemerintah sendiri menyiapkan dana sebesar total Rp210 miliar untuk bonus. Jumlah tersebut termasuk untuk bonus pelatih, asisten pelatih, serta atlet yang tidak meraih medali.

    Kontingen Indonesia sendiri mengumpulkan 98 medali dengan rincian 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Dari para peraih medali tersebut, puluhan di antaranya merupakan atlet asal Jabar. Bonus bagi peraih medali emas sebesar Rp1,5 miliar secara penuh tanpa dipotong pajak. Pasangan atau ganda mendapatkan Rp1 miliar per orang; dan Rp750 juta per orang untuk beregu.

    Bagi peraih medali perak, untuk tunggal mendapatkan Rp500 juta, ganda Rp400 juta, dan beregu Rp300 juta per orang. Sedangkan perebut medali perunggu dihadiahi Rp250 juta, ganda Rp200 juta, dan beregu Rp150 juta per atlet.

    Selain mendapatkan bonus uang tunai, pemerinta juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk menjadi PNS khususnya di lingkungan Kemenpora. Bonus PNS ini boleh diambil ataupun tidak.

    Iwa menegaskan, janji posisi sebagai PNS ini dilakukan lantaran pemerintah berkomitmen untuk memberikan perhatian penuh kepada atlet berprestasi. "Jadi karena itu putusan pemerintah, Pak Jokowi, jelas kita dukung penuh kerena menurut saya itu kado yang sangat luar biasa," sambung Iwa.

    Iwa menyebut posisi PNS ini, bisa menjadi kehidupan atlet untuk masa ke depannya. Bahkan jika dibanding hadiah uang, kebijakan posisi PNS ini merupakan hadiah terbesar yang patut para atlet syukuri.

    "Dengan posisi PNS ini, mereka dijamin penghidupannya sepanjang masa. Kalau yang sifatnya kadedeuh kan 1 atau 2 tahun sudah habis. Tapi kalau jadi PNS apalagi pekerjaannya bisa sesuai latar belakang pendidikan mereka, ini akan jadi prestasi sangat luar biasa," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    1.200 Santri Ikuti Perkemahan Pramuka Nusantara
    Wisata di Jabar Harus di Kelola Agar Berkembang
    Ridwan Kamil Optimistis Pilkada di Jabar Kondusif
    Persepsi Maladministrasi  di Jabar Terendah Kedua
    Pemprov Akan Bangun 20 Jembatan Penghubung Desa

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.