web stats service from statcounter

Hot News

  • Emil Akan Panggil PT Agronesia
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    • 20 September 2018 | 10:04:00 WIB

    GUBERNUR Jabar mengaku tidak mengetahui adanya tunggakan iuran BPJS karyawan PT Agronesia.

Inspirasi

    Pembangunan Cisumdawu Terkendala Pembebasan Lahan
    juaranews/abdul basir Daddy Rohanady

    Pembangunan Cisumdawu Terkendala Pembebasan Lahan

    • Jumat, 31 Agustus 2018 | 02:04:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wakil ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady menyatakan pembangunan Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisandawu) yang diprediksi rampung pada akhir 2020 atau awal 2021, masih terkendala pembebasan lahan.

    Daddy menyebutkan, pembebasan lahan tersebut dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lahan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    "Ada masalah dengan pembebasan lahan, baik untuk Fase 1 maupun Fase 2," ujar Daddy saat meninjau proyek Cisandawu di wilayah Kabupaten Sumedang, Rabu (29/08/2018).

    Memang, dalam hampir semua pekerjaan berskala besar seperti itu, persoalan pembebasan lahan selalu mengemuka. "Fase 1 menyisakan lahan cukup besar di Seksi 1 (Jatinangor/STPDN), sedangkan Fase 2 di Seksi 3 lahan sudah bebas 99 persen lebih. Sementara itu, lahan di Seksi 4-6 belum dibebaskan sama sekali," ujar Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar itu.

    Lahan di Seksi 4-6 kondisinya seperti itu sebagai akibat adanya pengalihan trase. Pengalihan trase itu sendiri dilakukan karena lahan di trase lama dianggap sangat rawan karena kondisi tanah yang sangat labil.

    Persoalan lain yang ada adalah outramp ujung Seksi 3 ke arah Cimalaka. Ujung jalurnya bergabung dengan jalan kabupaten yang hanya memiliki badan jalan 4,5 meter. Tentu kondisi tersebut akan sangat mengganggu arus lalu lintas ketika nantinya outramp itu dipergunakan.

    "Kami akan usulkan adar dilakukan pelebaran jalan kabupaten tersebut sampai ke jalam nasional (Sumedang-Majalengka). Status jalannya juga bisa kita usulkan naik menjadi jalan provinsi atau jalan nasional," tambah Daddy

    "Terkait lahan di Jatinangor (STPDN), kami akan konsultasikan ke Jakarta agar dilakukan musyawarah oleh semua stakeholders," Pungkasnya.

    Perlu dietahui, pembangunan Tol Cisumdawu dibagi menjadi dua fase. Fase pertama terdiri dari seksi 1 dan 2, yakni ruas Cileunyi-Sumedang. Fase kedua terdiri dari seksi 3-6, yakni ruas Sumedang-Dawuan.

    Pembangunan Tol Cisumdawu sendiri dibagi menjadi 2 fase. Fase pertama terdiri dari seksi 1 dan 2, yakni ruas Cileunyi-Sumedang. Fase kedua terdiri dari seksi 3-6, yakni ruas Sumedang-Dawuan. Seksi 3 yakni Sumedang-Cimalaka sejauh 4,05 km, seksi 4 dari Cimalaka-Legok sejauh 8,20 km, seksi 5 dari Legok-Ujungjaya sejauh 14,9 km; dan seksi 6 dari Ujungjaya-Dawuan sejauh 6,07 km. Pengerjaan fisik Fase 1 seluruhnya dikerjakan pemerintah pusat, sementara Fase 2 pengerjaan fisiknya dikerjakan konsorsium. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Akan Panggil PT Agronesia
    PT Agronesia Diduga Tilep Dana BPJS Rp3,6 Miliar
    Atasi Masalah, Emil Launching Jabar Quick Response
    Emil Harus Segera Rombak Birokrasi Pemprov Jabar
    Baru 2 Pekan jadi Gubenur, Emil Dapat Penghargaan
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google