Hot News


JN-TAM

Opini


  • Kang Hariyawan
    Kang Hariyawan

    KANG Hariyawan sosok wartawan dan penulis yang kalem, tenang, sedikit bicara, dan banyak bekerja.

    Puskesmas PONED Bakal Dibangun di tiap Kecamatan

    • Sabtu, 25 Agustus 2018 | 06:32:00 WIB
    • 0 Komentar


    Puskesmas PONED Bakal Dibangun di tiap Kecamatan

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung berencana membangun Puskesmas dengan Pelayanan Obstetric Neonatal Emergensi Dasar (PONED) di seluruh kecamatan di Kota Bandung. Bahkan ke depan, Pemkot ingin setiap kelurahan memiliki Puskesmas sendiri.

    Dengan Puskesemas kategori PONED ini, warga yang hendak berobat, khususnya penyakit-penyakit ringan atau melahirkan tidak perlu pergi ke rumah sakit. Proyek pembangunan Puskesmas PONED ini salah satunya dimulai di Puskesmas Sukasari.

    “Hari ini kita memulai pencanangan Puskesmas kategori PONED. Sekarang warga bisa melahirkan tidak usah ke rumah sakit, cukup di Puskesmas aja,” ungkap Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil seusai peletakan batu pertama atau Ground Breaking pembangunan Puskesmas PONED di Kawasan Sukasari, Kota Bandung, Jumat (24/8/2018).

    Emil menjelsakan, Puskesmas tersebut akan mempunyai fasilitas atau kemampuan untuk penanganan kegawatdaruratan obstetri dan neonatal dasar (kelahiran). Puskesmas PONED ini akan memberikan pelayanan selama 24 jam, sebagai rujukan antara kasus-kasus rujukan dari Polindes (pondok bersalin desa) dan Puskesmas.

    "Puskesmas ini juga akan menyiagakan dokter, bidan, perawat dan tim beserta penanggung jawab terlatih," katanya.

    Puskesmas Sukasari dengan 3 lantai tersebut berdiri di atas lahan 310 m2 dengan luas bangunan 630 m2 yang menghabiskan anggaran Rp3,7 miliar. Emil mengatakan, Puskesmas tersebut dilengkapi aplikasi Sistem Elektronik Aplikasi Rujukan Terpadu (SEHAT). Sehingga memberikan kemudahan bagi dokter umum untuk konsultasi langsung ke dokter spesialis.

    “Mudah-mudahan ini memperkuat kesehatan warga Bandung. Alhamdulillah angka hararapan hidupnya 73,8 tahun. Jadi makin tinggi kualitas pelayanan kesehatan, umur panjangnya juga semakin jauh dan baik,” tuturnya.

    Emil berharap, untuk pelayanan kesehatan, setiap kelurahan mnemiliki satu Puskesmas. “Targetnya sih satu kelurahan satu Puskesmas. Karena konsepnya desentralisasi. Jadi pelayanannya sampai ke ujung. Seperti Layad Rawad, itu desentralisasi jadi pelayanan yang mendatangi warga,” jelasnya.

    Pada kesempatan sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita menerangkan, pembangunan Puskesmas PONED ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat di bidang kesehatan. Apalagi, Pemkot akan terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    “Sarana dan prasarana dan sumber daya kesehatan yang berkualitas harus ditingkatkan agar mencapai apa yang kita inginkan. Wilayah Bandung Utara belum ada yang melayani persalinan ibu. Maka dari itu kami akan hadirkan di sini,” jelasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Satgas Covid-19 Kota Bandung Segel 22 Tempat Usaha
    Satpol PP Kota Bandung Sebut Pelanggar PSBB Proporsional 80 Persen Berbadan Usaha
    Sekda Kota Bandung Putuskan Tidak Ada Cek Point Selama PSBB Proporsional
    Peringati Hari Bela Negara, Yana Ajak Warga Bersatu Perangi Covid-19
    Langgar Perwal AKB, 8 Cafe dan Resto Disegel Satgas Covid-19 Kota Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads