Hot News


JN-TAM

Opini


  • Kang Hariyawan
    Kang Hariyawan

    KANG Hariyawan sosok wartawan dan penulis yang kalem, tenang, sedikit bicara, dan banyak bekerja.

    Pemkot Tingkatkan Sosialisasi Stop Ngebut di Jalan

    • Jumat, 17 Agustus 2018 | 08:42:00 WIB
    • 0 Komentar


    Pemkot Tingkatkan Sosialisasi Stop Ngebut di Jalan

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung akan meningkatkan sosialisasi Stop Ngebut di Jalan, setelah adanya insiden kecelakaan yang mengakibatkan korban tewas.

    Program yang digelar bekerjasama dengan kepolisisan, Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pekerjaan Umum tersebut bertujuan agar masyarakat Kota Bandung bijak dalam menggunakan jalan.

    "Setiap sektor yang terlibat, kami kawal program ini seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan seperti marka jalannya, Dinas Kesehatan kemampuan dalam mengantisipasi penanganannya. Didukung perencanaannya seperri road safety, kita kawal program-program keselamatan ini," ucap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ahyani Raksanagara dalam acara Bandung Menjawab di Taman Wiranatakusumah, Jalan Aceh Kota Bandung, Kamis (16/8/2018).

    Ahyani mengungkapkan, program ini akan dikampanyekan dalam bentuk sosial media dengan hastag #Stop Ngebut, media massa. Ke depananya juga akan dilakukan dalam bentuk layanan masyarakat guna menyadarkan masyarakat agar tidak mengalami kejadian yang serupa seperti orang tua korban Aam Imaduddin.

    Pada kesempatan sama, Kasubnit Laka Polrestabes Kota Bandung Iptu Angga Handiman mengungkapkan, faktor usia memengaruhi dalam proses penggunaan jalan. Seperti usia di bawah 17 tahun tidak diperbolehkan mengemedi kendaraan, baik roda empat maupun roda dua. Karena mengemudi sangat mempengaruhi stabilitas emosional.

    "Untuk ngebut itu ada aturannya dari Menteri Perhubungan No 111 Tahun 2015 ayat 2 tentang larangan ngebut. Karena radius penggunaan jarak untuk komplek 30 km (per jam), perkotaan 50 km, dari kota ke kabupaten maksimal 80 km, dan jalan tol dari 60 sampai dengan 100 km," jelas Angga. (*)

    Oleh: siti rohmah / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Satgas Covid-19 Kota Bandung Segel 22 Tempat Usaha
    Satpol PP Kota Bandung Sebut Pelanggar PSBB Proporsional 80 Persen Berbadan Usaha
    Sekda Kota Bandung Putuskan Tidak Ada Cek Point Selama PSBB Proporsional
    Peringati Hari Bela Negara, Yana Ajak Warga Bersatu Perangi Covid-19
    Langgar Perwal AKB, 8 Cafe dan Resto Disegel Satgas Covid-19 Kota Bandung
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads