web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Aher tak Bisa jadi Calon Wakil Gubernur DKI
    net Aher saat menerima penghargaan dari Mendagri

    Aher tak Bisa jadi Calon Wakil Gubernur DKI

    • Selasa, 14 Agustus 2018 | 10:10:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Sandiaga Uno memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sandiaga mundur karena menjadi calon wakil presiden (Cawapres) mendampingi Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

    Kursi DKI-2 pun kini jadi rebutan. Sesuai aturan, partai pengusung, dalam hal ini PKS, mengusulkan calon pengganti untuk dipilih di sidang DPRD. Beberapa nama mencuat, salah satunya mantan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

    Namun menurut Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar, Aher tidak memenuhi syarat diajukan sebagai calon wakil gubernur DKI. Meski memang hak mengusulkan ada ditangan partai pengusung. Pasalnya, menurut aturna perundang-undangan, mantan kepala daerah tidak boleh turun jabatan menjadi wakil kepala daerah. Hal tersebut termaktub dalam Pasal 7 ayat (2) Huruf n.

    Bachtiar mengungkapkan, mekanisme pengisian wakil gubernur yang kosong telah diatur dalam UU No 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), termasuk soal syarat-syaratnya.

    "Pak Aher sudah dua kali menjadi Gubernur Jabar, sehingga tidak boleh dicalonkan lagi menjadi Wagub DKI, sebagaimana tertuang dalam Pasal 7 ayat (2) huruf n UU Nomor 10/2016," kata Bahtiar dalam keterangan presnya diterima juaranews, Selasa (14/8/2018)..

    Dalam Pasal 7 Ayat (2), kata Bahtiar disebutkan, calon gubernur dan wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon wali kota dan calon wakil walikota harus memenuhi syarat-syarat tertentu. Dalam Pasal 7 Ayat (2) hurup o misalnya dinyatakan belum pernah menjabat sebagai gubernur untuk calon wakil gubernur atau bupati/walikota untuk calon wakil bupati/calon wakil walikota pada daerah yang sama.

    "Pasal 7 Ayat (2) hurup n menyatakan belum pernah menjabat sebagai gubernur, wakil gubernur, bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama untuk calon gubernur, calon wakil gubernur, calon bupati, calon wakil bupati, calon walikota dan calon wakil walikota," paparnya. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Sandi Minta Relawan Kerja Keras dan Kerja Cerdas
    Emil: RPJMD Kumpulan Aspirasi Warga Jabar
    Walhi Jabar Nilai Musrenbang RPJMD Cacat Subtansi
    Jabar Pererat Kerja Sama dengan Wallonia
    Jabar akan Miliki Badan Ekonomi Kreatif Daerah
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google