web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Oded Bertekad Jadikan Bandung Bebas Sampah
    juaranews/siti rohmah Oded meninjau pengolahan sampah di RW 09 Jalaprang

    Oded Bertekad Jadikan Bandung Bebas Sampah

    • Selasa, 14 Agustus 2018 | 08:03:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial akan terus mengupayakan terciptakan kawasan bebas sampah (KBS), sehingga Kota Bandung bisa terbebas dari sampah.

    Oded mengatakan, sampah merupakan problem yang masih krusial di Kota Bandung yang memiliki dimensi bom waktu. Belajar dari tragedi longsor sampah di TPA Leuwigajah pada 2005 silam, Oded pun optimistis Kota Bandung bisa maju dengan solusi pengelolaan sampah.

    "Insya Allah jika Allah takdirkan umur panjang, saya mohon bantuannya kepada semua warga setelah dilantik nanti dengan Kang Yana (Mulyana). Melanjutkan Pemerintahan Kota Bandung, saya akan konsert urusan sampah, insya Alloh akan keliling-keliling urusan sampah," ucap Oded saat berdiskusi dengan warga RW 09 di Taman Lansia, Jalan Jalaprang Kota Bandung, Senin (13/8/2018), pagi.

    Oded menegaskan, penanganan sampah ini harus digerakan langsung oleh pimpinan kewilayahan dengan cara turun tangan langsung. Jika ada kecamatan dan kelurahan yang tidak bisa menangani sampah di lingkunganya, IKP dan PKD-nya akan terancam.

    "Arahan ke depan mengenai kawasan bebas sampah sebenarnya sederhana, urusannya sederhana tergantung mindset kita. Maksud saya ketika kita sudah punya miniatur wilayah termasuk KBS yang sudah ada kenapa yang lain tidak bisa," ujar Wali Kota Bandung terpilih tersebut.

    Oded sendiri mengapresiasi upaya warga 09 yang sebagian besar warganya 50 % berhasil dalam pengelolaan sampah secara mandiri. Bukan hanya fokus penanganan sampah, kegiatan ini bisa bersinergis dengan semua program di Kota Bandung. Selain itu, rencana pembuangan sampah yang biasa dilakukan dari TPR akan dialihkan.

    Adapun alat pengelola sampah warga RW 09, yaitu Bata Terawang sebagai wadah proses pengomposan sampah (sisa makanan, daun, dan ranting). Kemudian ada gudang sampah sementara yang berisi kardus-kardus dan botol plastik, dan Biodegester.

    "Sistem anggaran pengolahan sampah dari sumber. Agar mampu mengupaya dan mengedukasi masyarakat, terhadap penggerakan persepsi masyarakat. Hampir Rp150 M per tahun, saya akan mengejar di sini, bukan ingin mendapatkan output atau outcame, agar bisa mengalihkan anggaran tadi," pungkas Oded. (*)

    Oleh: siti rohmah / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Resmikan Block71 Bandung
    PR Summit Bandung Kampanyekan #ViralKabarBaik
    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap
    Kejahatan Marak, Pemkot Bakal Tambah Jumlah CCTV
    Pasar Gedebage Terbakar Lagi, 600 Kios Ludes
    Berita Terdahulu

    Info Kota

    Editorial

    • DAFTAR CALON TETAP

    • image006.png
    • image007.png
    • image010.png
    • image012.png
    • image098.png
    • image100.png
    • image102.png
    • image104.png
    • image162.png
    • image164.png
    • image166.png
    • image168.png
    • image239.png
    • image241.png
    • image245.png
    • image243.png