web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Penuhi Panggilan MUI, Ustaz Evie Minta Maaf
    juaranews/abdul basir Ustaz Evie seusai menemui anggota MUI

    Penuhi Panggilan MUI, Ustaz Evie Minta Maaf

    • Selasa, 14 Agustus 2018 | 06:45:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Ustad Evie Effendi (EE) mendatangi kantor Majlis Ulama Indonesia (MUI) Jabar di Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Senin (13/8/2018).

    Kedatangan Evie, untuk memenuhi undangan MUI Jabar yang meminta klarifikasi seiring viralnya video yang mengatakan Rasulullah sesat dan mengatakan Maulid Nabi sesat. Evie sendiri mengaku bersalah dan meminta maaf karena video yang diunggahnya sejak 6 bulan lalu tersebut berakibat merisaukan umat islam.

    Ustadz gaul ini mengakui bahwa dirinya salah mentafsirkan surat Add Dhuhaa tersebut, namun dia tak ada keinginan sedikitpun untuk menghina Nabi Muhammad Saw.

    "Saya meminta maaf secara resmi khususnya kepada MUI, umat islam umunnya. Semoga ini tidak menjadi fitnah untuk umat islam dan terpicu menjadi sebuah konflik yang berkelanjutan, lalu menjadi NKRI terpecah garara persolan yang sifatnya sudah selesai," ujar Ustad EE kepada wartawan seusai bertemu dengan anggota MUI Jabar.

    Evie juga menjelaskan bahwa pada waktu itu dia ceramah dalam kondisi capek sehingga salah ucap dalam menafsirkan ayat Alquran. Sehingga, hal tersebut merupakan sebuah musiba salah ucapan atau terpeleset di saat dirinya berceramah dan dengan kondisi badan tidak fit. Dia menafsirkan secara letterlijk (teks book) dari satu sudut pandang soal kalimat sesat, namun tidak bermaksud menjelaskan Nabi Muhammad tersesat.

    Di tempat sama, Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe'i berterimakasih kepada Ustadz EE yang sudah bersedia memenuhi panggilan MUI untuk menjelaskan kronologi apa yang dikatakannya di video yang sempat viral tersebut.

    "Dengan adanya berita ramai di medsos memberikan tafsiran wawajadaka dolang fahada yang bersangkutan sudah menjelaskan pada kami mengakui keterbatasan dia dan memohon bimbingan dan arahan dari MUI," ujar Rachmat.

    "Ustad Evie sudah minta maaf jadi sudah tidak usah dipermasalahkan jadi intinya itu yang kedua kami juga berikan ruang yang luas pada Ustad Evie Effendi untuk tetap melaksanakan dakwah," sambungnya.

    MUI berpesan agar Evie dalam menafsirkan Alquran jangan hanya dari akal, tapi harus berdasarkan petunjuk Rasulullah. "Lalu kita sampaikan untuk menjaga ukhuwah islamiyah dan menggunakan media sosial sesuai pedoman. Dikasih pedomannya sama MUI tentang menggunakan dan mengolah media sosial supaya enggak terjadi fitnah," pungkas Rachmat. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 22 Mei
    BPN Prabowo-Sandi Tolak Hasil Rekapitulasi KPU
    Pempov Jabar Minta Pemkad Subang Buat Perda Sawah
    Emil : Masyarakat Harus Hormati Hasil Putusan KPU
    3,7 Juta Pemudik Akan Lintasi Jabar

    Editorial


    • Marhaban Ya Ramadan
      Marhaban Ya Ramadan

      DATANGNYA bulan suci Ramadan ini begitu istimewa bagi kaum muslimin. Banyak makna yang terdapat di Bulan Puasa ini.