web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Pembebasan Lahan Jalur Bogor-Sukabumi Dipercepat
    Istimewa

    Pembebasan Lahan Jalur Bogor-Sukabumi Dipercepat

    JuaraNews, Sukabumi - Pembangunan jalur ganda kereta api Cicurug-Cigombong fase pertama sepanjang 7,5 kilometer ditargetkan rampung tahun 2018 ini. Namun proses pembangunan masih terhambat pada pembebasan lahan yang akan digunakan.

    Berdasarkan laporan Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan, warga terdampak pembebasan lahan sudah setuju untuk direlokasi, sehingga pembebasan lahan harus segera diselesaikan.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa, yang juga menjadi ketua tim terpadu mengungkapkan, proses pembebasan lahan harus segera diselesaikan guna menghindari adanya provokasi yang akan mengganggu pembangunan.

    Menurutnya, salah satu persyaratan untuk melakukan pembayaran pembebasan lahan adalah adanya Ketetapan Gubernur. Karenanya Iwa mengatakan pihaknya menargetkan penetapan tersebut akan selesai pekan ini, agar pembayaran dapat langsung diserahkan pada 514 keluarga terdampak.

    "Atas laporan teman-teman (tim terpadu), Alhamdulillah masyarakat sudah setuju," kata Iwa ditemui saat melakukan peninjauan lokasi penertiban dan pembangunan Jalur Ganda Kereta Api, di Stasiun Cicurug Kabupaten Sukabumi, Selasa (7/8/2018) kemarin.

    "Salah satu persyaratan untuk melakukan pembayaran (pembebasan lahan) adalah adanya penetapan Gubernur. Target di minggu ini selesai, sehingga minggu depan (pembayaran) sudah diserahkan pada masyarakat," sambungnya.

    Iwa menjelaskan pentingnya pembangunan jalur ganda kereta api ini sebagai program strategis nasional. Proyek ini, katanya, bukan hanya merealisasikan arahan dari Presiden RI, melainkan juga menyediakan sarana transportasi orang dan barang di daerah Cicurug hingga Cigombong.

    Kemudahan dan percepatan transportasi barang dan orang ini, menurut Iwa dapat berdampak signifikan pada peningkatan ekonomi masyarakat Cicurug dan Cigombong.

    Secara keseluruhan, jalur ganda kereta api Bogor-Sukabumi memiliki panjang 56 KM, dengan fokus fase satu di jalur Cicurug-Cigombong sepanjang 7,5 KM. Nantinya jalur ini akan menjadi salah satu solusi angkutan barang dan orang di Sukabumi dan Bogor.

    Selain itu, kapasitas dan intensifitas perjalanan kereta akan bertambah yang sebelumnya 6 kali sehari menjadi 12 kali sehari. Jumlah orang yang diangkut sebelumnya hanya berkisar 3.516 orang, diperkirakan dapat meningkat hingga 11.520 orang per hari. Dengan demikian ada kenaikan secara signifikan hampir 400%.

    Sedangkan untuk waktu tempuh dari Bogor ke Sukabumi maupun sebaliknya, yang sebelumnya berdurasi 2 sampai dengan 3 jam, akan terpangkas menjadi hanya 1 jam 20 menit. Bahkan, waktu tempuh untuk lintas Sukabumi hanya membutuhkan waktu 1 jam saja.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Rumah Kerja Jokowi-Amin Gelar Nobar Debat Capres
    FPLH Tolak Perluasan TPA Sarimukti
    Firman Manan: Kepala Daerah Memiliki Hak Politik
    Wagub Uu Apresiasi Siswa Gelar Festival Keagamaan
    KPU Jabar : Gudang Logistik Pemilu Harus Taat SOP

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.