web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    KKN Mahasiswa Unla Fokus Tangani Citarum
    net Oded saat melepas KKN Mahasiswa Unla

    KKN Mahasiswa Unla Fokus Tangani Citarum

    • Selasa, 7 Agustus 2018 | 08:30:00 WIB
    • 0 Komentar

    JuaraNews, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial mengapresiasi kuliah kerja nyata mahasiswa (KKNM) Universitas Langlangbuana (Unla) konservasi daerah aliran sungai (DAS) Citarum, guna mewujudkan komitmen kepada masyarakat Kota Bandung.

    Unla memberangkatkan 1.074 mahasiswa untuk KKNM periode 2018. Sekitar 400 mahasiswa, ditempatkan khusus di DAS Citarum. Sebanyak 31 dosen akan membimbing pelaksanaan KKN ini, dengan target pencapaian selama 200 jam sebulan.

    Mereka ditempatkan di 14 desa di 5 kecamatan di 5 kabupaten/kota di Jabar, yaitu Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Purwakarta, dan Kota Bandung. Untuk Kota Bandung dilaksanakan di 14 lokasi dari Sektor 21 dan 22 yang dialiri Sungai Citarum.

    "Saya sangat mengapresiasi, ini luar biasa. Program ini harus mampu menjadi trigger untuk perogram-program lingkungan ke depan,” ungkap Oded saat memberi arahan pada peserta KKNM Unla di Ruang Serba Guna Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana Kota Bandung, Senin (6/8/2018) pagi.

    Dengan bimbingan langsung dari dosen terkait dan berada di bawah koordinasi pengawasan Komandan Sektor 22 Citarum, kegiatan tersebut akan berlangsung selama 1 bulan mulai 6 Agustus hingga 8 September 2018.

    “Saya yakin dengan bimbingan dan arahan dari pembimbing di lapangan, ditambah dengan Dansektor Kolonel Inf Asep Rahman Taufik ini bisa jadi spirit untuk mahasiswa dalam kepedulian soal lingkungan,” ucap Oded.

    Menurut Oded, persoalan lingkungan di Kota Bandung ini sangat krusial dan dapat menjadi bom waktu jika tidak ditangani secara serius. Oleh karena itu, adanya bantuan dari mahasiswa dan perguruan tinggi ini dapat menjadi pemicu untuk mengakselerasi program Citarum Harum.

    “Mereka akan diterjunkan di lingkungan masyarakat yang ada irisannya dengan DAS. Walaupun mereka spesifik, tapi persoalan beberesih ini harus komprehensif,” katanya.

    Sementara itu, Wakil Rektor II Unla Ruhanda mengungkapkan, pada KKNM ini para mahasiswa akan memetakan persoalan sampah ini dengan detil. Bahkan, mahasiswa juga diminta memahami penanganan sampah dari sisi teknis, mulai dari pengangkatan hingga distribusi.

    “Kami ditantang mendistribusikan sampah dengan cara mengangkatnya. Mungkin jalannya sempit, penduduknya padat, dan sampah yang berlimpah ruah,” tutur Ruhanda.

    Para mahasiswa akan mengobservasi, lokakarya, dan menindaklanjutinya dengan kegiatan. Peserta KKNM juga diminta untuk menuangkan ide dan gagasan menjadi aksi nyata dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

    “KKNM ini selain melibatkan perguruan tinggi, masyarakat, dan Pemerintah daerah, termasuk instansi terkait,” katanya.

    Rektor Unla Harry Anwar mengatakan, KKN Unla Tahun Akademik 2017/2018 kali ini mengangkat tema Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Bentuk Pemberdayaan Masyarakat dan Semangat Integrasi Sosial Kemasyarakatan. KKN Unla di sekitar DAS Citarum baru kali ini dilakukan. Program tersebut sesuai dengan arahan pemerintah agar perguruan tinggi ikut terlibat membersihkan Sungai Citarum. Unla, kata dia, mendukung program pemerintah menjadikan Sungai Citarum bersih dan bebas dari limbah.

    "Kami berharap Sungai Citarum bersih, tidak ada limbah. Makanya harus ada pembuktian, dengan melakukan pemberdayaan mahasiswa KKN di sana. Nanti mahasiswa kan menilai secara objektif apakah pabrik masih buang limbah ke sungai atau tidak. Dengan begitu, kami bisa melakukan langkah konkret untuk KKN berikutnya," beber Harry seusai upacara pelepasan mahasiswa KKNM Unla. (*)

    Oleh: siti rohmah / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Emil Jual Baju untuk Sumbang Gempa Lombok
    Pemkot Tingkatkan Sosialisasi Stop Ngebut di Jalan
    Cegah Penyebaran Narkoba, BNN Gelar Sosialisasi
    Oded Bertekad Jadikan Bandung Bebas Sampah
    Emil bakal Bawa Beberes Bandung jadi Beberes Jabar
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Dirgahayu Republik Indonesia
      Dirgahayu Republik Indonesia

      PADA 17 Agustus 2018, Indonesia merayakan hari kemerdekaannya yang ke-73 tahun. Memeringati terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan.

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018