web stats service from statcounter

Hot News

  • Buru Kembali Puncak Klasemen
    Buru Kembali Puncak Klasemen
    • 20 Oktober 2018 | 17:01:00 WIB

    PERSIB bertekad meraih poin penuh saat menjamu Persebaya pada laga kandang Pekan 26 Liga 1 2018 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (20/10/2018).

Inspirasi

    PUI: Masih ada Harapan Aher jadi Cawapres Prabowo
    juaranews/abdul basir

    PUI: Masih ada Harapan Aher jadi Cawapres Prabowo

    JuaraNews, Bandung - DPW Persatuan Ummat Islam (PUI) Jabar mendekalasikan pencalonan Ahmad Heryawan sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

    Ketua Umum PUI Jabar Engkos Kosasih mengatakan, alasan mendekalasikan pencalonan Aher sebagai Cawapres Prabowo, pertama sosok mantan Gubernur Jabar ini merupakan kader biologis PUI. Maka dari itu sebagai kader, kata Engkos, sepatutnya PUI mendorong Aher sebagai cawapres.

    Selain itu, lanjut Engkos, kesusksesan Aher memimpin Jabar selama 2 periode dengan berbagai penghargaan juga menjadi salah satu alasan tersendiri.

    "Sebagai anak ideologis di Jawa Barat wajib mempertahankan tokoh organisatoris yang namanya Ahmad Heryawan. Dari Segi kapasitas dan kapabilitas Aher sebagai pemimpin Jabar 2 periode yang sangat sukses dengan prestasi yang sangat hebat sekali," ujar Engkos saat deklarasi di RM Sindang Reret, Jalan Surapati Kota Bandung, Jumat (3/8/2018).

    Menurutnya, selama ini belum ada satupun pemimpin Indonesia yang berasal dari Sunda. Dan sosok Aher memiliki Jiwa kesundaan, nyantri, nyunda, dan nyakola.

    "Dengan orang Sunda yang memiliki pengalaman yang hebat, wajarlah kita wakafkan dan kita sandingkan Aher untuk NKRI tercinta. Cukuplah beliau (Aher) cawapres 1 periode setelah itu maju menjadi presiden. Insya Allah," ungkapnya.

    Sementara itu, terkait ijtima Ulama yang dinisiasi Koalisi Umat, 2 nama kandidat yang kuat menjadi pendamping Prabowo, yakni Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad Batubara, pihaknya tetap mematuhi keputusan tersebut, lantaran saat proses ijtima beberapa kader bahkan Aher pun ikut menghadirinya.

    "Kami tidak menolak Prabowo sebagai capres. Awalnya kami menginginkan Aher sebagai capres, tapi kami taat dan legawa kepada keputusan ulama. Kami hormati ulama," tandasnya

    Tetapi, sambungannya, sejak hasil ijtima itu dikeluarkan hingga saat ini menjelang beberapa hari lagi masa pendaftaran, belum ada juga keputusan yang signifikan. Maka dari itu, PUI merekomendasikan Aher kepada Koalisi Keumatan untuk di pertimbangan pendamping Prabowo.

    "Peluang tetap masih ada, semua partai juga mengusulkan kader terbaik. Kita PUI berusaha, masih ada dan kita menyosialisasikan dan mengusulkan kader terbaik PUI," tutupnya. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Rumah James Riady Digeledah KPK
    Wagub Jabar Pastikan Gelar RUPS BJB November
    Soal Bupati Bekasi, Uu Konsultasi dengan Mendagri
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Emil Ingin Jabar Jadi Provinsi Kopi Terbaik Dunia
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google