web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Tak sesuai Standar, Kemenhub Tutup Unit Uji KIR
    net ilustrasi

    Tak sesuai Standar, Kemenhub Tutup Unit Uji KIR

    JuaraNews, Bandung Barat - Ditjen Perhubungan Darat (Hubdar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub)menutup Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor untuk pelayana KIR pada Dinas Pehubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) sejak 27 Juli 2018. Penutupan dilakukan karena UPT KIR tersebut tidak lulus uji standarisasi.

    Kepala Dishub KBB Ade Komarudin mengakui, UPT Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub KBB tidak lulus uji standarisasi sehingga ditutup. Kondisi ini tidak hanya terjadi KBB tapi hampir di semua daerah di seluruh Indonesia.

    Bahkan untuk 27 kabupaten/kota di Jabar, UPT pengujian yang dinyatakan lulus standarisasi hanya di Kabupaten dan Kota Bogor.

    "Kami mohon maaf kepada masyarakat karena untuk Uji KIR sejak tanggal 27 Juli 2018 ditutup berdasarkan surat instruksi dari Dirjen Kementerian Perhubungan. Namun kondisi ini tidak hanya menimpa KBB, tapi juga kabupaten/kota lainnya juga termasuk Kota Cimahi dan Kota Bandung," kata Ade, Rabu (1/8/2018).

    Ade mengungkapkan, Ditjen Perhubungan Darat melakukan uji standarisasi dan akreditasi UPT pengujian kendaraan di 160 daerah. Dari jumlah itu, yang dinyatakan lulus hanya 41 daerah. Dengan kondisi ini, pihaknya telah mengintruksikan kepala UPT pengujian untuk tidak melakukan uji KIR, karena kalau terus melakukan pengujian bisa disalahkan.

    Sedangkan bagi pengguna kendaraan atau kalangan pelaku transportasi di KBB yang akan uji melakuikan KIR, direkomendasikan melakukannya di Kabupaten atau Kota Bogor. Di KBB sendiri, rata-rata ada 80-100 kendaraan yang melakukan uji KIR setiap harinya.

    Sementara untuk jangka panjang, Pemkab KBB telah mendapatkan bantuan dari Pemprov Jabar sebesar Rp14 miliar untuk pembangunan gedung pengujian di Cukamuning seluas 1 hektare. Pembangunan gedung itu ditargetkan selesai pada September mendatang.

    "Uji KIR ini salah satu andalan PAD untuk KBB yang pertahunnya mencapai Rp1,2 miliar lebih. Tapi kalau ditutup seperti ini ya PAD tak akan tertarik," kata Ade.

    Selain masalah tempat atau bangunan, untuk lulus standarisasi ini juga alat alatnya yang harus dikalibrasi, SDM penguji, dan administrasi. Selama tidak ada aktivita atau ditutupnya uji KIR pihaknya hanya melakukan pekerjaan pelayanan administrasi mutasi.

    "Ya kalau begini kan susah, mau uji KIR harus ke Bogor selain jarak dan waktu, biaya perjalanan pun jadi membengkak," pungkasnya. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Tak sesuai Standar, Kemenhub Tutup Unit Uji KIR
    Pimpin KBB, Akur Siap Jawab Keraguan Masyarakat
    Apdesi KBB Minta Plt Bupati Tidak Lakukan Mutasi
    Terlalu Banyak, Dana Bantuan ke LSM Tak Merata
    Hotel di Lembang Sepi karena Pengaruh Macet
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota