web stats service from statcounter

Hot News

  • Saatnya Bangkit
    Saatnya Bangkit
    • 15 Oktober 2018 | 12:33:00 WIB

    MARIO Gomez bertekad membawa timnya meraih kemenangan pada laga tandang kontra Persipura di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (15/10/2018) sore.

Inspirasi

    Pemkot Luncurkan ATM Beras untuk Warga Tak Mampu
    Istimewa

    Pemkot Luncurkan ATM Beras untuk Warga Tak Mampu

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung kembali meluncurkan inovasi termutakhirnya yaitu ATM Beras. Melalui ATM Beras, warga miskin di kota kembang bisa memperoleh beras premium hanya dengan menggunakan kartu yang telah disiapkan.

    Peluncurkan ATM Beras dilakukan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam rangkaian peringatan Hari Krida Pertanian ke-46 di Lapangan Urugan, Kelurahan Cisurupan Kecamatan Cibiru, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Selasa (31/7/2018).

    Emil mengungkapkan, ATM Beras ini diperuntukan bagi warga kurang mampu yang tidak terlindungi program Beras Miskin (Raskin). Satu mesin ATM Beras ini bisa melayani sebanyak 75 kepala keluarga.

    Saat ini, Pemkot Bandung baru menyediakan 6 ATM beras di 6 tempat peribadatan. "Untuk ATM beras kita baru menempatkan di 6 unit, 5 di masjid 1 di gereja, untuk 75 keluarga kurang mampu, 10 kg dalam sebulan dengan beras premium sampai akhir 2018," ujar Emil seusai peluncuran ATM Beras.

    Keenam rumah ibadah tersebut yang kini memiliki ATM Beras, yakni Masjid Abu Bakar As-sidik Cimencarang, Masjid An-Nur Antapani, Masjid Atlas Babakan Surabaya Kiaracindong, Masjid Al-Ikhlas Sukaraja-Cicendo, Masjid Al-fitroh Cijerah, dan Gereja Tebernakhel Cihaurgeulis.

    ATM beras sengaja disimpan di tempat peribadatan guna meningkatkan masyarakat yang jujur. Dengan ditempatkan di tempat ibadah, kata Emil, penerima manfaat bisa memperoleh bantuan materi sekaligus nasihat dari para pemuka agama di rumah-rumah ibadah tersebut.

    "Agar sambil meminta beras, ada nasihat untuk keluar dari jurang kemiskinan. Pulang-pulang dapat bantuan dan nasihat," ucap Emil.

    Selain itu, ATM Beras segaja ditempatkan di rumah ibadah agar meminimalisir terjadinya kecurangan. "Ini bisa mengurangi kecurangan. Penyaluran bantuan ada ada proses mental. Tidak mungkin kita membohongi proses di rumah ibadah," tuturnya.

    Rencananya, Pemkot Bandung akan menempatkan 151 ATM Beras di seluruh Kota Bandung. Untuk pengadaan ATM Beras, jelas Emil, Pemkot Bandung mengeluarkan anggaran sebesar Rp33 juta per unit. Sedangkan untuk kebutuhan pengadaan ATM Beras di seluruh wilayah Kota Bandung membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar.

    Mesin ATM beras ini diluncurkan bagi warga yang tidak masuk dalam daftar keluarga penerima Beras Sejahtera (Rastra) dalam progam Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT). Warga yang berhak mendapatkan ATM Beras berdasarkan rekomendasi dari pemuka agama di wilayah masing-masing.

    Dalam satu bulan, warga penerima ATM beras, berhak menerima bantuan sebanyak 10 kg/bulan. Namun mereka hanya bisa menariknya secara bertahap atau seminggu sekali dengan berat 2,5 kg. Beras yang disediakan merupakan stok Pemkot Bandung, yakni beras premium seharga Rp12 ribu/kg.

    "Raskin kan sistem memberi kepada warga tidak mampu. Kalau itu diberikan langsung ke Pak RT-nya, sekarang cukup pakai kartu. Sehingga mungkin kurang baik dalam prosesnya kalau manual," kata dia.

    Emil berharap, penyaluran program Beras Sejahtera (Rastra) juga bisa menggunakan ATM Beras. Karena Emil menyakini, ATM Beras sangat efektif dan hitungannya tepat. Takaran beras sudah disiapkan yakni 2,5 kg per satu kali pengambilan. "Jumlah kilogramnya tidak ada pengurangan," tegasnya.

    Emil menargetkan di setiap rumah ibadah di satu kelurahan bisa memiliki ATM beras. Bahkan, nanti ketika dia menjabat sebagai Gubernur Jabar, inovasi baru ini akan di bawa ke seluruh wilayah Priangan.

    "Sebagian di saya, sebagian di wali kota baru. Mungkin nanti tahap selanjutnya akan diteruskan oleh Wali Kota Bandung yang baru. Saya nanti juga akan meneruskannya di tingkat provinsi. Kalau Gubernur Jawa Barat nanti saya pakai programnya untuk hibah ke seluruh Jawa Barat," kata papar Gubernur Jabar terpilih 2018-2023 tersebut. (*)

    Oleh: siti rohmah / fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PR Summit Bandung Kampanyekan #ViralKabarBaik
    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap
    Kejahatan Marak, Pemkot Bakal Tambah Jumlah CCTV
    Pasar Gedebage Terbakar Lagi, 600 Kios Ludes
    Kota Bandung Raih 2 Penghargaan KDI 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota