web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Pemprov Minta Masyarakat Awasi Peredaran Narkoba
    juaranews/abdul basir Sebanyak 600 kg ganja dan 6 kg sabu dimusnahkan

    Pemprov Minta Masyarakat Awasi Peredaran Narkoba

    JuaraNews, Bandung - Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Mochammad Iriawan meminta seluruh elemen masyarakat bekerja sama dengan Pemprov Jabar dalam melawan peradaran narkoba.

    Hal tersebut karena saat ini peredaran narkoba sangat luar bisa, dan sangat menguntungkan para pengedar untuk mendapatkan keuntungan besar.

    "Elemen masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah Jawa Barat untuk bahu membahu memberantas narkoba sesuai dengan bidangnya, ada edukasi, pencegahan, penindakan hukum," kata Iriawan seusai memimpin apel Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tingkat Jabar di halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Senin (30/7/2018).

    "Kita juga meminta kepada seluruh stakeholder yang terlibat untuk betul-betul atensi terhadap narkoba yang peredarannya luar biasa, yang sudah masuk ke daerah tujuan di Indonesia secara umum, dan khususnya Jawa barat," sambungnya.

    Menurutnnya, pencegahan peredaran supaya Indonesia khususnya Jabar tidak menjadi daerah seperti negara di Amerika latin yang dikenal dengan peredaran bebas narkoba.

    "Kita masih ada waktu supaya tidam menjadi negara seperti Amerika latin Colombia Meksiko,Kami menghimbau untuk memberantas narkoba di barengi dengan pencegahan," tutupnya.

    Pada peringkatan HANI kali ini, Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Pemprov Jabar memusnahkan barang bukti narkoba, berupa ganja seberat 600 kg, serta sabu-sabu seberat 6 kg.

    Kepala Seksi Pengawasan Tahanan dan Barang Bukti BNN Jabar Hepi Hanapi mengatakan, barang narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan BBN Jabar sejak 3 bulan lalu,

    "Barang ini hasil penangkapan periode dari bulan April-Juli.Untuk ganja, banyak didapat dari Bogor. Untuk sabu sabu di bekasi," kata Hepi.

    Hepi mengungkapkan, wilayah Bogor dan Bekasi menjadi tempat peredaran narkoba dan sabu. Hal tersebut karena wilayahnya berdekatan dengan Provinsi DKI Jakarta.

    "Bogor ini kan kota besar, Bogor-Bekasi ini penyangga Ibu Kota Jakarta sehingga di tempat hiburan cukup banyak mereka membuang barang bukti (narkoba) di situ dan diedarkan di situ," ucapnya.

    Dia mengatakan, BNN Jabar pada 2017 berhasil mengumpulkan barang narkoba dari berbagai daerah di Jabar dengan jumlah cukup tinggi yakni 1 ton.

    "Untuk kemarin (2017) cukup banyak juga sampai 1 ton lebih. Mudah mudahan kita dapat yang lebih besar lagi. Kalau pun kita tidak dapat pengguna dan bandarnya memang tidak ada," tandasnya. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Hari ini Jokowi Panggil 6 Calon Menteri
    Syaikhu Dukung Aturan Calon Kepala Daerah tak Boleh Zina dan Mabuk
    Relawan Jokowi di Bandung Tumpengan di Rumah Kerja Relawan
    Mardani Ali Sera: PKS akan Jadi Oposisi yang Kritis Konstruktif
    Prabowo Pastikan Hadir di Pelantikan Presiden-Wapres Jokowi-Maruf Amin

    Editorial