web stats service from statcounter

Hot News

  • Saatnya Bangkit
    Saatnya Bangkit
    • 15 Oktober 2018 | 12:33:00 WIB

    MARIO Gomez bertekad membawa timnya meraih kemenangan pada laga tandang kontra Persipura di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (15/10/2018) sore.

Inspirasi

    Pengguna Mesin Parkir di Kota Bandung Masih Minim
    juaranews/abdul basir Didi Riswandi saat peresmian Silope

    Pengguna Mesin Parkir di Kota Bandung Masih Minim

    JuaraNews, Bandung - Kepala Dishub Kota Bandung Didi Riswandi mengatakan pengguna mesin parkir di beberapa ruas jalan di Kota Bandung masih rendah.

    Hal tersebut bisa dilihat dari partisipasi masyarakat dalam melakukan transaksi masih minim yang menggunakan kartu parkir. Sebagian besar masyarakat masih terlihat membayar melalui juru parkir.

    "Partisipasi masyarakat sekarang masih rendah, kemungkinan nanti akan ada punisment jika tidak membayar dengan kartu langsung akan dihukum," ujar Didi kepada wartawan di acara launching Aplikasi Loyalitas Pelanggan Parkir (Silope) di Kantor Dishub Kota Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (25/7/2018).

    Selain itu, banyak ditemukan warga, seperti komplain bahwa sudah melakukan pembayaran dengan kartu namun masih ditagih oleh juru parkir. Menurut Didi, ada 2 kemungkinan hal tersebut bisa tejadi, yakni pertama memang durasi parkir tidak sesuai dengan pembayaran, kedua kemungkinan ada juga petugas yang akal.

    "Kita akan menekankan budaya ngetep (menggunakan kartu parkir), sehingga bisa secara otomatis akan naik Pendapatan Asli Daerah (PAD)," ucapnya.

    Menurut Didi, saat ini mesin parkir di Kota Bandung ada 455 yang tersebar di 57 ruas jalan protokol yang sudah beroperasi sejak Juni 2017 lalu. Jika ada anggapan mesin itu mati, menurutnya, mesin tersebut hanya sleep on.

    "Sebenarnya yang berhak ngetep harusnya yang parkir bukan petugas, ia hanya menyerahkan saja," pungkasnya.

    Bayar Parkir Bisa Menangkan Hadiah
    Sementara itu, Kabid Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung Asep Kurnia menjelaskan, melalui Silope ini warga yang rajin membayar parkir melalui mesin parkir bisa mendapat sejumlah hadiah menarik.

    Asep mengakui, meski mesin parkir sudah cukup banyak, namun tingkat partisipasi warga untuk menggunakannya masih rendah. Untuk itu, pihaknya membuat Silope sebagai daya tarik warga menggunakan mesin parkir. Selain itu, aplikasi tersebut sebagai bentuk apresiasi bagi warga yang telah loyal menggunakan mesin parkir.

    "Semua transaksi bisa terpantau melalui aplikasi ini. Bagi warga yang poinnya paling tinggi bisa mendapatkan hadiah," kata Asep.

    Untuk periode pertama hadiah diberikan kategori parkir motor dan mobil terhitung mulai 25 Juli hingga 17 September. Hadiah akan diberikan pada pemenang bersamaan pada Hari Perhubungan Nasional 2018.

    "Nanti akan dibuat per 3 bulan sampai akhir Desember. Hadiahnya kategori mobil 2 unit sepeda dan kategori motor 1 unit," kata Asep.

    Pemberian hadiah, ke depannya juga akan diberikan bagi para juru parkir (jukir) yang berhasil 'mempromosikan' agar warga mau membayar di mesin parkir. Pihaknya berharap dengan cara seperti ini warga bisa memanfaatkan secara maksimal keberadaan mesin parkir di Kota Bandung. Sebab hal itu bisa mengurangi kecurangan di lapangan dengan modus parkir liar.

    "Karena dengan membayar parkir di mesin parkir atau jukir resmi maka uang masuk ke kas daerah. Dan uangnya digunakan untuk pembangunan Kota Bandung," ujar Asep. (*)

     

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    PR Summit Bandung Kampanyekan #ViralKabarBaik
    Pemkot Kaji Pemberlakukan Sistem Ganjil-Genap
    Kejahatan Marak, Pemkot Bakal Tambah Jumlah CCTV
    Pasar Gedebage Terbakar Lagi, 600 Kios Ludes
    Kota Bandung Raih 2 Penghargaan KDI 2018
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota