web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Kiprah Santri Makin Baik di Era Jokowi
    Doa dan dizkir bersama yang digelar Samijo

    Kiprah Santri Makin Baik di Era Jokowi

    JuaraNews, Bandung – Pengasuh Pondok Pesantren Salafy AlFathonah Kabupaten Sukabumi, KH Ridwan Subagja, mengatakan, kiprah santri sangat dirasakan di era pemerintahan Jokowi, sehingga wajar jika santri melakukan pengawalan terhadap kepemimpinannya. Salah satu bentuk perhatian Presiden Jokowi adalah dengan ditetapkannya hari Santri pada 22 Oktober 2018.

    Demikian diungkapkan KH Ridwan Subagja dalam perbincangan dengan wartawan, terkait kegiatan Samijo (Santri Militan Jokowi) di pondok pesantrennya, Rabu (24/7/2018). Samijo sejak Senin (22/7/2018) menggelar berbagai kegiatan di Kabupaten Sukabumi, seperti bakti sosial, doa dan dzokir bersama, dan kegiatan lainnya.

    Ridwan Subagja bersyukur, Samijo menjadi bagian dari ekspresi mulia dan menyempurnakan ikhtiar dalam mengawal keselamatan bangsa dan negara,  khususnya yang dilakukan santri. “Yang harus diperhatikan oleh gerakan Samijo ini bukan hanya permainan kata-kata, namun di situ ada militansi tapi tidak militant. Ini beban luar biasa karena itu dipicu oleh semangat adik-adik santri dalam Samijo. Saya pribadi sangat mendukung,” Ridwan Subagya menambahkan.

    Terkait dukungan Samijo terhadap Jokowi, lanjutnya, hal ini bukan berlebihan. Semestinya memang  dilakukan bersama-sama, karena faktanya dalam tiga empat tahun ini Presiden Jokowi sudah berbuat banyak. Hal ini misalnya dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur atau pembangunan lainnya.

    “Secara spesifik saya sebagai agamawan, pengasuh pesantren, amat terwakili dengan kebijakan Pak Jokowi, keberpihakan Pak Jokowi kepada ke Umat, keberpihakan kepada pesantren, apresiasi Pak Jokowi terhadap ulama, itu sudah terlalu banyak untuk dikatakan, dalam hal hal yang tidak prinsip misalnya , presiden dalam sebuah acara memakai sarung,  itu saja membuat tersanjung bagi kalangan ulama,” ujar Ridwan Subagya. (*)

    ude

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Rumah Kerja Jokowi-Amin Gelar Nobar Debat Capres
    FPLH Tolak Perluasan TPA Sarimukti
    Firman Manan: Kepala Daerah Memiliki Hak Politik
    Wagub Uu Apresiasi Siswa Gelar Festival Keagamaan
    KPU Jabar : Gudang Logistik Pemilu Harus Taat SOP

    Editorial


    • Gong Xi Fa Chai
      Gong Xi Fa Chai

      SELASA (15/2/209) ini merupakan hari istimewa bagi orang-orang Tionghoa atau keturunan China di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.