web stats service from statcounter

Hot News

  • Saatnya Bangkit
    Saatnya Bangkit
    • 15 Oktober 2018 | 12:33:00 WIB

    MARIO Gomez bertekad membawa timnya meraih kemenangan pada laga tandang kontra Persipura di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (15/10/2018) sore.

Inspirasi

    Kiprah Santri Makin Baik di Era Jokowi
    Doa dan dizkir bersama yang digelar Samijo

    Kiprah Santri Makin Baik di Era Jokowi

    JuaraNews, Bandung – Pengasuh Pondok Pesantren Salafy AlFathonah Kabupaten Sukabumi, KH Ridwan Subagja, mengatakan, kiprah santri sangat dirasakan di era pemerintahan Jokowi, sehingga wajar jika santri melakukan pengawalan terhadap kepemimpinannya. Salah satu bentuk perhatian Presiden Jokowi adalah dengan ditetapkannya hari Santri pada 22 Oktober 2018.

    Demikian diungkapkan KH Ridwan Subagja dalam perbincangan dengan wartawan, terkait kegiatan Samijo (Santri Militan Jokowi) di pondok pesantrennya, Rabu (24/7/2018). Samijo sejak Senin (22/7/2018) menggelar berbagai kegiatan di Kabupaten Sukabumi, seperti bakti sosial, doa dan dzokir bersama, dan kegiatan lainnya.

    Ridwan Subagja bersyukur, Samijo menjadi bagian dari ekspresi mulia dan menyempurnakan ikhtiar dalam mengawal keselamatan bangsa dan negara,  khususnya yang dilakukan santri. “Yang harus diperhatikan oleh gerakan Samijo ini bukan hanya permainan kata-kata, namun di situ ada militansi tapi tidak militant. Ini beban luar biasa karena itu dipicu oleh semangat adik-adik santri dalam Samijo. Saya pribadi sangat mendukung,” Ridwan Subagya menambahkan.

    Terkait dukungan Samijo terhadap Jokowi, lanjutnya, hal ini bukan berlebihan. Semestinya memang  dilakukan bersama-sama, karena faktanya dalam tiga empat tahun ini Presiden Jokowi sudah berbuat banyak. Hal ini misalnya dibuktikan dengan pembangunan infrastruktur atau pembangunan lainnya.

    “Secara spesifik saya sebagai agamawan, pengasuh pesantren, amat terwakili dengan kebijakan Pak Jokowi, keberpihakan Pak Jokowi kepada ke Umat, keberpihakan kepada pesantren, apresiasi Pak Jokowi terhadap ulama, itu sudah terlalu banyak untuk dikatakan, dalam hal hal yang tidak prinsip misalnya , presiden dalam sebuah acara memakai sarung,  itu saja membuat tersanjung bagi kalangan ulama,” ujar Ridwan Subagya. (*)

    ude

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Jabar Butuh 1.500 Penerbangan untuk Layani Umrah
    Emil Ingin Jabar Jadi Provinsi Kopi Terbaik Dunia
    Ngopi Saraosna Gratis Sambil Nikmat Hiburan
    Festival Ngopi Saraosna Vol 6 Resmi Dibuka
    Netralitas ASN Isu Penting dalam Pemilu 2019
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Advertisement On Google