Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Pemkot Segel Bangunan Cagar Budaya di Jalan Gatsu
    Istimewa Penyegelan bangunan bersejarah di Jalan Gatsu.

    Pemkot Segel Bangunan Cagar Budaya di Jalan Gatsu

    JuaraNews, Bandung - Satpol PP Kota Bandung menyegel bangunan bersejarah yang masuk ke dalam daftar cagar budaya di Jalan Gatot Subroto No. 54, Kota Bandung, Senin (23/7/2018) kemarin.

    Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil menyaksikan langsung proses penyegelan tersebut. Bangunan tersebut merupakan rancangan Presiden RI pertama, Ir. Soekarno. Bangunan tersebut merupakan eks asrama Sekolah Guru Olahraga (SGO). Namun pemilik saat ini membongkarnya tanpa izin.

    Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bandung No 921/2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Kota Bandung No 19/2009 tentang Pengelolaan Kawasan dan Bangunan Cagar Budaya, pembongkaran maupun renovasi harus mendapatkan izin dan rekomendasi dari Tim Cagar Budaya Kota Bandung.

    "Bangunan ini adalah bangunan bersejarah, bangunan cagar budaya dan sudah masuk klasifikasi di Perwal. Kemudian pemiliknya meghancurkan dengan cara-cara yang melanggar aturan," ujar Ridwan usai penyegelan.

    Ia sangat menyesalkan kasus ini. Pasalnya, Ridwan menegaskan tengah berusaha memproteksi bangunan-bangunan bersejarah untuk memperkuat identitas kota. "Saya perbanyak gaya-gaya art deco sebagai penyumbang karakter kota. Ini malah melawan kebijakan. Pemilik menghilangkan jejak-jejak art deco bangunan bersejarah di Kota Bandung," tegasnya.

    Pembongkaran oleh pemilik sudah menghilangkan hampir 50% bentuk aslinya. Bagian atap sudah seluruhnya terlepas. Selain itu, telah terpasang dinding baru di beberapa bagian.

    Melihat kondisi tersebut, Ridwan akan memproses pelanggaran ini sesuai dengan aturan. Bahkan, ia tak segan membawanya ke jalur hukum. "Kami akan memberikan hukuman sesuai dengan peraturan. Itu yang akan kita lakukan dan diharapkan ini menjadi pelajaran," tegasnya.

    Kepada pemiliknya, Ridwan mendesak agar dikembalikan ke bentuk aslinya. Bentuk bangunan aslinya dapat terlihat dari "kembarannya" yang terletak persis di seberang gedung tersebut. "Tentunya kita menyesalkan karena walaupun dikembalikan kan auranya tidak seperti bangunan aslinya," sesalnya.

    Namun pemilik bangunan, Rico Harsadi yang hadir saat penyegelan mengaku tak mengubah bentuk asli. Rico berkilah, hanya memperbaikinya. "Nggak diubah kok. Hanya diperbaiki agar kokoh," ucapnya.

    Rencananya, bangunan tersebut akan dijadikan rumah tinggal. Rico menyebut akan mengembalikan bentuk bangunan seperti semula.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Resmikan Lembur Tohaga Lodaya Juara, Yana Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan
    Penurunan Kasus Covid-19 Kota Bandung Hasil Pelacakan Secara Massif
    Kabar Baik bagi Pesepeda Gunung Bandung, Pemkot dan Kanhay Wacanakan Garap Lintasan MTB
    Ojol Bandung Bisa Angkut Penumpang, Pemkot Terapkan AKB
    27 Pegawainya Positif Covid-19, Puskesmas di Kota Bandung Tetap Beroperasi
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads