web stats service from statcounter

Hot News


  • Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    Persib Bawa 22 Pemain hadapi Persebaya di Bali
    • 15 Oktober 2019 | 18:38:00 WIB

    TIM Persib membawa 22 pemain ke Bali untuk melakoni laga tandang kontra Persebaya yang akan digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/10/2019).

Inspirasi


    Ini Penyebab Melonjaknya Harga Daging & Telur Ayam
    Net Ilustrasi.

    Ini Penyebab Melonjaknya Harga Daging & Telur Ayam

    JuaraNews, Bandung - Bank Indonesia (BI) dan Pemprov Jabar telah melakukan perhitungan harga komoditas telur dan ayam ras sebagai respons atas keluhan masyarakat atas kenaikan harga dua jenis kebutuhan tersebut.

    Analis Senior Divisi Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Jabar Achmad P Subarkah mengatakan, pihaknya bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Jabar, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Bulog Sub Divre Kota Bandung telah melakukan perhitungan harga komoditas ayam ras dan telur ayam ras.

    "Kita melihat juga harga pokok dari produsennya. Di produsennya juga mereka memperhitungkan harga pakannya cukup tinggi," ucapnya Achmad di sela kegiatan bazar dan pasar murah di halaman kantor DPKP Kota Bandung, Jalan Arjuna, KOta Bandung, Senin (23/7/2018).

    Achmad menjelaskan, naiknya harga telur dan daging ayam ras tak lepas dari melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS karena mayoritas peternak ayam ras dan petelur masih menggunakan pakan impor.

    "Itu yang menyebabkan harganya masih di Rp23.800 (telur), belum bisa turun di bawah Rp20.000. Termasuk (daging) ayam," ungkap Achmad.

    Selain itu, lanjut Achmad, pihaknya optimistis pada Juli 2018 inflasi Jabar masih tetap terjaga. Dia sangat berharap melalui kegiatan bazar ataupun pasar murah di beberapa kota/kabupaten akan menekan inflasi bulan ini.

    "Kita usahakan enggak (tinggi terus harganya). Karena kita selalu mengadakan survei harga di pasar secara mingguan. Kalau misalkan harga tersebut cukup tinggi kita akan bekerjasama dengan TPID untuk menstabilkan harga," tutup Achmad.(*)

    Oleh: abdul basir / fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Telkomsel Kembali Gelar IndonesiaNEXT 2019
    PT Jaswita Diminta Tingkatkan PAD dari Pariwisata
    GrabWheels, Cara Mudah Jelajahi Kampus Ganesha ITB
    Nelayan Indramayu Melaut ke Indonesia Timur
    Telkomsel Gelar Acara  Millennials Talk

    Editorial