ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Bupati Sumedang Sudah Menduga Bakal Ditahan
    net Bupati Sumedang Ade Irawan

    Bupati Sumedang Sudah Menduga Bakal Ditahan

    JuaraNews, Bandung - Bupati Sumedang Ade Irawan, tersangka kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas DPRD Kota Cimahi tahun 2011, mengaku sudah menduga bakal ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Kejati Jabat, Jalan RE Martadinata Kota Bandung, Jumat (27/3/2915) pukul 14.00 WIB.

    Kerena itu, Ade pun telah siap mental untuk menghuni sel tahanan di LP Sukamiskin, Jalan AH Nasution Kota Bandung, selama 20 hari ke depan.

    "Penahanan ini sudah saya prediksi, sama seperti ketika saya ditetapkan sebagai tersangka. Saya siap ditahan, tidak masalah," kata Ade saat digelandang menuju mobil tahanan menuju LP Sukamiskin, Jumat (27/3/2015).

    Ade pun sempat menyampaikan rasa hormat dan terimakasihnya kepada aparat Kejati Jabar.  Dan sebelum naik ke mobil tahanan, Ade sempat menyalami sejumlah wartawan. "Terima kasih teman-teman, saya pergi dulu. Salam buat keluarga di rumah," ucap Ade kepada para wartawan.

    Ade sendiri ditetapkan sebagai tersangka sejak 18 September 2013.  Ade tersandung kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas di DPRD Kota Cimahi senilai Rp1,7 miliar tersebut, saat masih menjabat Ketua DPRD Kota Cimahi.

    Selain Ade dan Edi Junaedi, kejari pun telah menetapkan 4 tersangka lain yang juga kini tengah menjalani sidang di PN Bandung. Keempatnya yakni Kuwandi, mantan Kuasa Pemegang Anggaran (KPA) di Setwan Kota Cimahi; Nana Supriatna, mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Raperda DPRD Kota Cimahi; Erlis Ekafitriana mantan PPTK Rapat-rapat Alat Kelengkapan Dewan DPRD Kota Cimahi; dan mantan Sekretaris DPRD Kota Cimahi Edi Junaedi.

    Para terdakwa dijerat pasal berlapis. Untuk dakwaan primer, ketiganya dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Untuk dakwaan subsider, ketiganya dijerat Pasal 3. Mereka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    BKPM Dukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi Jabar
    Kualitas SDM dan Infrastruktur Jadi Daya Tarik Jabar di Sektor Investasi
    Ketua Kadin Jabar Siap Dorong Pemulihan Ekonomi Ditengah Pandemi
    Kalobarasi Jadi Kunci Kuatkan UMKM di Tengah Pandemi
    TNI Manunggal Membangun Desa Wujudkan Mimpi jadi Kenyataan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads