ultah bandung

Hot News


Inspirasi


    Diperiksa 5 Jam, Bupati Sumedang Akhirnya Ditahan
    net Bupati Sumedang Ade Irawan

    Diperiksa 5 Jam, Bupati Sumedang Akhirnya Ditahan

    JuaraNews, Bandung - Bupati Sumedang Ade Irawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana perjalanan dinas di DPRD Kota Cimahi tahun 2011 senilai Rp1,7 miliar, akhirnya ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jumat (27/3/2915).

    Mantan ketua DPRD Kota Cimahi ini dijebloskan ke LP Sukamiskin, Jalan AH Nasution Kota Bandung setelah diperiksa untuk ketiga kalinya oleh penydik di Gedung Kejati Jabar, Jalan RE Martadinata kora  bandung, sekitar pukul 14.00 WIB.

    Ade langsung digiring ke mobil tahanan Kejati Jabar seusai diperiksa selama 5 jam sejak pukul 09.00 WIB di ruang Tindak Pidana Khusus Gedung Kejati Jabar. Politisi Partai Demokrat ini ditahan untuk 20 hari ke depan.

    Kasipenkum Kejati Jabar Suparman mengatakan, penahanan Ade sepenuhnya merupakan kewenangan penyidik. Penyidik menganggap penahanan ini perlu dilakukan untuk kepentingan penyidikan.

    "Saya kira penahanan terhadap siapa pun, termasuk terhadap tersangka AI (Ade Irawan) sepenuhnya kewenangan penyidik," tandas Suparman

    Ade kini menghuni sel tahanan , menyusul tersangka lainnya yang kini sudah berstatus terdakwa dan terpidana, salah satunya mantan Sekretaris DPRD Kota Cimhai Edi Junaedi yang masih menjalani sidang di PN Tipikor Bandung, Jalan  RE Martadinata Kota Bandung.

    Ade sendiri ditetapkan sebagai tersangka sjeak 18 September 2014 lalu. Selain Ade dan Edi Junaedi, kejari pun telah menetapkan 3 tersangka lain yang juga kini tengah menjalani sidang di PN Bandung. Ketiganya yakni Kuwandi, mantan Kuasa Pemegang Anggaran (KPA) di Setwan Kota Cimahi, Nana Supriatna, mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Raperda DPRD Kota Cimahi, dan Erlis Ekafitriana mantan PPTK Rapat-rapat Alat Kelengkapan Dewan DPRD Kota Cimahi.

    Para terdakwa dijerat pasal berlapis. Untuk dakwaan primer, ketiganya dijerat Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Untuk dakwaan subsider, ketiganya dijerat Pasal 3. Mereka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. (*)

    den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    BKPM Dukung Akselerasi Pemulihan Ekonomi Jabar
    Kualitas SDM dan Infrastruktur Jadi Daya Tarik Jabar di Sektor Investasi
    Ketua Kadin Jabar Siap Dorong Pemulihan Ekonomi Ditengah Pandemi
    Kalobarasi Jadi Kunci Kuatkan UMKM di Tengah Pandemi
    TNI Manunggal Membangun Desa Wujudkan Mimpi jadi Kenyataan
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads