web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    Emil akan Evaluasi Penerapana Sistem Zonasi PPDB
    net Ridwan Kamil

    Emil akan Evaluasi Penerapana Sistem Zonasi PPDB

    JuaraNews, Bandung - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menegaskan, sistem zonasi pada Penerimaan Peserta Ddidik Baru (PPDB) tahun 2018 merupakan peraturan nasional atau pemerintah pusat, bukan aturan dari pemerintah daerah.

    Emil mengatakan, dinamika dalam PPDB yang diwarnai protes para orang tua calon siswa karena anaknya tak diterima di sekolah negeri, tidak hanya terjadi di Kota Bandung, tapi di seluruh Indonesia. Untuk itu, Emil mengaku akan melakukan evaluasi terhadap penerapan sistem zonasi pada PPDB. Menurutnya, kesalahannya bukan pada sistem zonasinya, tapi pada proporsinya yang mencapai 90 persen untuk jarak tempat tinggal calon siswa ke sekolah yang dituju.

    ”Tahun lalu relatif lebih baik karena persentasinya tidak setinggi itu, makanya di angka 90 itu yang menjadi kendala. Saya harus memodifikasi, semangatnya sama tetapi teknisnya menyesuaikan. Saya ambil pilihan itu,” ujar Emil saat ditemui di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum Kota Bandung, Kamis (12/7/2018).

    Dengan banyaknya calon siswa yang tak diterima di sekolah tujuan, kata Emil, banyak orang tua yang menyiasatinya melalui jalur Siswa Miskin, dengan cara memalsukan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Emil pun akan melakukan kajian soal pemalsuan SKTM yang dipergunakan untuk mengikuti PPDB.

    “Setelah ini, saya akan melakukan kajian-kajian apakah ada SKTM-SKTM palsu yang dimanfaatkan tidak semestinya, kan ranahnya pidana 6 tahun. Kita lakukan perlahan jika itu memang ada laporan-laporan yang merugikan masyarakat,” tandas Emil.

    Sementara itu, untuk menampung anak-anak yang gagal masuk ke sekolah negeri, jelas Emil akan berupaya menyalurkannya ke sekolah swasta. Emil mengaku sudah melakukan hal tersebut sejak 2 tahun lalu, dengan memberikan bantuan untuk melanjutkan pendidikan ke sekolah swasta. (*)

    Oleh: siti rohmah / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Kejahatan Marak, Pemkot Bakal Tambah Jumlah CCTV
    Pasar Gedebage Terbakar Lagi, 600 Kios Ludes
    Kota Bandung Raih 2 Penghargaan KDI 2018
    Puskesmas PONED Bakal Dibangun di tiap Kecamatan
    Emil Jual Baju untuk Sumbang Gempa Lombok
    Berita Terdahulu

    Editorial

      Info Kota

      Pilwalkot Bandung 2018