web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


  • Menikah dan Perjuangan
    Menikah dan Perjuangan

    SUAMI dan istri yang sudah menikah, semakin lama komunikasi yang terjadi kurang harmonis.

    Emil Jamin Semua Anak di Kota Bandung Bersekolah
    Istimewa Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

    Emil Jamin Semua Anak di Kota Bandung Bersekolah

    JuaraNews, Bandung - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil menegaskan, seluruh anak usia sekolah di Kota Bandung harus memperoleh pendidikan yang layak. Ketiadaan biaya bukan alasan bagi anak Kota Bandung untuk putus sekolah.

    "Tidak boleh ada anak di Bandung yang tidak sekolah karena kekurangan biaya. Tidak hanya urusan keuangannya saja, tapi kita bantu juga masalah berangkat sekolahnya seragamnya, dan sebagainya," tegas Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung Jalan Dalem Kaum, Kamis (12/7/2018).

    Ridwan menjelaskan, sejak tahun 2017, Pemkot Bandung telah bekerja sama dengan sekolah-sekolah swasta di Kota Bandung. Sekolah swasta harus mau menerima anak didik kategori Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP). Pemerintah telah menyiapkan subsidi, baik untuk biaya sekolah maupun alat tulis dan baju seragam.

    Ridwan mengatakan, kebijakan tersebut untuk menjamin bahwa anak-anak RMP tetap bisa menjalani bangku sekolah. Oleh karenanya, ia pun mengimbau agar anak RMP tidak khawatir jika tidak diterima di sekolah negeri.

    "Dari dua tahun terakhir, kita sudah mensiasatinya. Kepada mereka yang tidak mampu dan harus sekolah swasta, kita ada program perbantuan. Nah itu tolong dimanfaatkan," tutur Ridwan.

    Menurutnya, mendapatkan pendidikan tidak harus selalu di sekolah negeri. Apalagi, sekolah negeri yang ada di Kota Bandung sangat terbatas. Oleh karenanya, peran sekolah swasta sangat penting dalam menjamin ketersediaan layanan pendidikan.

    "Negara ini membutuhkan gerakan pendidikan yaitu dengan gerakan partisipasi elemen masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan. Jadi swasta itu penting, karena (sekolah negeri) nggak cukup dengan populasi kita," ujar sosok yang karib disapa Emil tersebut.

    Di sisi lain, Ridwan mengungkapkan, akan mengevaluasi proses PPDB 2018 ini. Seluruh kendala dan situasi yang terjadi akan menjadi bahan pertimbangan untuk PPDB tahun depan. "Kalau akal sehat mengatakan saya harus memodifikasi, semangatnya sama tapi teknisnya menyesuaikan. Saya ambil pilihan itu," ujarnya.

    Selain itu, Ia pun akan menindak tegas jika mendapati adanya pelanggaran aturan selama proses PPDB, terutama soal Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Ia tidak ingin ada yang menyalahgunakan surat tersebut sehingga program untuk warga miskin menjadi kurang tepat sasaran.

    "Nanti setelah ini, saya akan mengkaji apakah ada SKTM palsu yang dimanfaatkan tidak semestinya. Itu kan ranahnya pidana 6 tahun," kata Ridwan.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    Pemkot Bandung Tetap Ingin Kelola Sendiri GBLA
    Pemprov Siap Ambil Alih Pengelolaan Stadion GBLA
    GBLA tak Bisa Dipakai, Ini Kata Menpora
    Tahun Ini 2 Flyover Bakal Dibangun di Kota Bandung
    Pemkot Bandung Ajukan 1.029 Formasi CPNS 2019

    Editorial


      Info Kota


    • DAFTAR CALON TETAP

    • image006.png
    • image007.png
    • image010.png
    • image012.png
    • image098.png
    • image100.png
    • image102.png
    • image104.png
    • image162.png
    • image164.png
    • image166.png
    • image168.png
    • image239.png
    • image241.png
    • image245.png
    • image243.png