Bank BJB top banner

Hot News


Opini


  • Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru
    Mewujudkan Rumah Impian bagi Guru

    MEMILIKI rumah merupakan impian setiap orang terlebih bagi seorang guru karena rumah termasuk kebutuhan pokok yang harus dipenuhi.

    Harga Telur & Daging Ayam Naik, Pemkot Takkan OPM



    Harga Telur & Daging Ayam Naik, Pemkot Takkan OPM
    Ilustrasi. Net

    JuaraNews, Bandung - Pemkot Bandung terus memantau harga telur dan daging ayam yang selama empat hari terakhir mengalami lonjakan harga yang kurang wajar.

    Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Bandung, Eric M. Attauriq menjelaskan, secara rantai distribusi tidak terjadi masalah. Antara penawaran dan permintaan relatif kembali normal pasca-momen Idul Fitri.

    "Hasil pemantauan terakhir, harga telur ayam di pasar tradisional sekitar Rp28-29.000 per kilogram. Sementara harga daging ayam Rp41-42.000 per kilogram," ungkapnya.

    Eric menegaskan, akan memantau pergerakan harga telur dan daging ayam dalam satu sampai dua minggu ke depan sebelum melakukan langkah selanjutnya. Hasilnya akan disampaikan ke Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) karena dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap inflasi.

    "Masalahnya ada di hulu, rantai distribusi masih aman. Jadi sejauh ini belum akan melakukan OPM (operasi pasar murah)," sebutnya.

    Secara terpisah, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Elly Wasliah membenarkan penyebab kenaikan harga kedua komoditas tersebut adanya di hulu. Di antaranya karena kenaikan kurs Dolar terhadap Rupiah yang menyebabkan harga pakan dan vitamin ikut-ikutan naik.

    "Libur panjang setelah lebaran dan tahun ajaran baru juga jadi penyebab lain. Karena banyak pegawainya libur sehingga sebagian ayam petelur dijual dan sekarang harus mulai lagi dari awal dan itu membutuhkan waktu," tuturnya.

    Atas kenaikan tersebut, Dispangtan Kota Bandung akan terus berkoordinasi dengan daerah produsen seperti Blitar untuk telur ayam dan Priangan Timur untuk daging ayam. Koordinasi ini untuk memastikan stok ayam hidup mencukupi.

    "Bandung itu kan daerah konsumen, jadi kami terus berkoordinasi dengan daerah produsen. Mudah-mudahan baik stok telur maupun daging ayam segera kembali normal," pungkasnya.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Catat, Besok Pos Indonesia Bakal Gelar Program Gratis Ongkir di Seluruh Indonesia
    Aplikasi Agree Telkom Permudah Petani Milenial Kelola Lahan Pangan
    Pemprov Jabar Komitmen Lindungi Pekerja Migran
    Pelaku UMKM Jabar Makin Banyak yang Manfaatkan Pasar Digital
    Komitmen Jaga Ketahanan Pangan, Presiden Jokowi Tegaskan Hingga Juni Tidak Ada Impor Beras
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Pos Indonesia kanan
      iklan qposaja

      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads