Kantor Ombudsman Jabar Disatroni Maling - JuaraNews Inspirasi Semangat Muda
Pos Indonesia

Hot News


JN-TAM

Inspirasi


  • Dirgahayu Sat Linmas ke-58
    Dirgahayu Sat Linmas ke-58

    NEGARA Republik Indonesia lahir melalui perjuangan bangsa dan pahlawannya yang melepaskan diri dari penjajahan dan sejajar dengan bangsa di dunia.

    Kantor Ombudsman Jabar Disatroni Maling
    juaranews/abdul basir Anggota Inafis melakukan olah TKP

    Kantor Ombudsman Jabar Disatroni Maling

    JuaraNews, Bandung - Kantor Perwakilan Ombudsman Jabar di Jalan Kebonwaru Utara No 1 Kota Bandung disatroni maling, Rabu (11/7/2018) sekitar pukul 14.28 WIB.

    Kepala Perwakilan Ombudsman Jabar Haneda Sri Lastoto menjelaskan, saat kejadian, situasi di kantornya memang sedikit sepi. Petugas keamanan yang biasanya berjaga di depan kantor sedang bertugas ke luar kota, sedangkan petugas penerima tamu tidak berada di lokasi.

    Selanjutnya, berdasarkan rekaman CCTV, terlihat orang yang tak dikenal memakai topi abu, jaket berwarna gelap, dan celana panjang loreng mengendap-endap saat memasuki kantor Ombudsman Jabar.

    Menurutnya, pelaku mengambil 2 ponsel dari meja penerimaan tamu, serta laptop dari Ruang Penerimaan Laporan Ombudsman Jabar. 

    "Ada kemungkinan di salah satu telepon (ponsel) asisten, bukan hanya data PPDB tapi koordinasi antarlembaga, ada beberapa nomor kontak juga yang akan kami tindak lanjut dari satu laporan," saat ditemui di Kantor Ombudsman Jabar,Kamis (12/7/2018).

    Haneda mengatakan, meskipun data tidak hanya tersimpan pada 1 ponsel yang dicuri, namun beberapa data tersimpan di laptop cukup mengkhawatirkan, seperti beberapa data laporan sejak dari 2012.

    Haneda menceritakan, Ombudsman memiliki 2 petugas Satpam, namun 1 anggota yang biasa menjaga siang sedang tugas ke Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dalam keadan tersebut, satpam penjaga malam yang bertugas.

    "Kami koordinasikan langsung pada Polda dan datang Inafis kemudian melakukan pengambilan olah TKP dan melaporkan secara resmi ke Polrestabes," ucapnya

    Haneda berharap, data pengajuan berada dalam laptop tersebut masih disimpan anggotanya di beberapa tempat penyimpanan lain. Namun dia menyayangkan atas hilangnya telepon genggam salah satu stafnya itu.

    "Informasi yang kebetulan ada dalam telepon yang hilang ini banyak informasi yang perlu ditindak lanjuti," tandasnya.

    Haneda menambahkan, pihaknya mendukung aparat Kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Meskipun sedang mengalami musibah, Haneda memastikan tidak ada perubahan bagi masyarakat yang akan mengadukan laporan-laporan PPDB. (*)

    Oleh: abdul basir / den

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Wali Kota Bandung Bersyukur Dinyatakan Negatif Covid-19
    Wali Kota Bandung Hadiahi Sepeda untuk 2 Manusia Gorong-gorong
    Rumah Deret Jadi Langkah Pemkot Bandung Tangani Kawasan Kumuh
    3.000 Difabel Ikuti Parade Rayakan Hari Disabilitas Internasional
    Cegah Stunting, Posyandu Cicendo Luncurkan Aplikasi Si Aplod dan Si Centring
    Berita Terdahulu

    Editorial


      Imani Center
      Buku Wagun
      walikota

      Info Kota


      Data Statik Covid-19


      DATA COVID-19 INDONESIA

      😷 Positif:

      😊 Sembuh:

      😭 Meninggal:

      (Data: kawalcorona.com)

      Ads