web stats service from statcounter

Hot News

  • Gomez Waspadai Ketajaman Penyerang Persela
    Gomez Waspadai Ketajaman Penyerang Persela
    • 16 Juli 2018 | 09:26:00 WIB

    MARIO Gomez meminta anak-anak asuhnya bekerja keras untuk meraih kemenangan saat menjamu Persela di Stadion GBLA, Senin (16/7/2018) malam.

Inspirasi

    Faktor Mental Jadi Kunci di Final Piala Dunia 2018
    Net Mario Mandzukic jadi penentu kemenangan Kroasia.

    Faktor Mental Jadi Kunci di Final Piala Dunia 2018

    JuaraNews, Bandung - Kroasia mengukir sejarah setelah untuk pertama kalinya menembus final Piala Dunia. Kroasia ke partai puncak FIFA World Cup 2018 di Rusia setelah menaklukkan Inggris 2-1 dalam laga semifinal, Kamis (12/7/2018) dini hari WIB.

    Permainan Kroasia memang dinilai jauh melebihi kualitas tim Inggris. Laga final akan dihelat pada Minggu (15/7/2018) pukul 22.00 WIB mendatang, sementara perebutan tempat ketiga dimainkan sehari sebelumnya, Sabtu (14/7) pukul 21.00 WIB.

    Perjuangan Kroasia sampai di final tentu tak mudah. Mereka bahkan harus bermain 90 menit lebih banyak dari Prancis, artinya Kroasia bermain satu pertandingan lebih banyak.

    Betapa tidak, mereka harus menjalani babak tambahan di setiap fase gugur, saat melawan Denmark di 16 besar, Rusia di delapan besar, dan terakhir Inggris. Meski kelelahan, tetapi jelas mental Kroasia sudah teruji. Prancis harus berhati-hati.

    Pada laga final yang dimainkan di Luzhniki Stadium nanti, Prancis jelas sedikit diuntungkan. Tenaga mereka lebih segar karena memiliki waktu istirahat lebih banyak, sementara Kroasia harus memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memulihkan kondisi.

    Bermain lebih dari 90 menit tentu sangat berisiko. Banyak pemain Kroasia yang kelelahan dan bisa berujung pada cedera. Dalam hal ini, staf medis Kroasia perlu mendapat pujian.

    Prancis harus bisa memaksimalkan keuntungan ini dan berusaha mengakhiri pertandingan dalam waktu normal. Karena jika sampai harus perpanjangan waktu, mereka sudah tahu apa yang bisa dilakukan Kroasia.

    Di sisi lain, perjuangan keras yang dilakukan Kroasia telah memupuk kekuatan mental mereka, tumbuh dan berkembang sepanjang turnamen. Jika ada satu tim yang pantang menyerah meski arah pertandingan tak mendukung mereka, Kroasia adalah tim itu.

    Luka Modric sebagai kapten sekaligus pemain terbaik selalu berperan penting di setiap pertandingan. Bukan hanya soal gol dan assist, Modric bisa dibilang sebagai sumber kekuatan mental tersebut, dia menularkannya pada pemain-pemain lain.

    Sementara itu, Prancis layak disebut sebagai tim yang lebih matang. Mereka tahu apa yang harus dilakukan saat skor imbang, menang, dan bahkan kalah. Menarik menantikan laga final nanti.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Libas Belgia, Prancis Juara Dunia untuk Kedua Kali
    Modric Bikin Deschamps Memuji Sekaligus Waswas
    Southgate Tetap Puji Peran Kane sebagai Kapten
    Sukses Bawa Pulang Medali Perunggu, Belgia Bangga
    Pemain Inggris Ini Belum Bisa Move On
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Jadwal

        Klasemen Liga Dunia

        Tim M Point
        1. Manchester City 38 100
        2. Manchester United 38 81
        3. Tottenham Hotspur 38 77
        4. Liverpool 38 75
        Tampilkan Detail

        Klasemen Liga Indonesia

        Tim M Point
        1 PSM Makassar 16 28
        2 Barito Putera 15 27
        3 Sriwijaya FC 15 23