web stats service from statcounter

Hot News

Inspirasi

    126 Pabrik di Kabupaten Bandung Cemari Citarum
    Net Sungai Citarum.

    126 Pabrik di Kabupaten Bandung Cemari Citarum

    JuaraNews, Bandung - Pj Gubernur Jabar Mochamad Iriawan menjamin pemerintah tak pandang bulu dalam memberikan tindakan tegas kepada pihak yang terbukti melakukan pencemaran Sungai Citarum.

    Tindakan tegas, kata Iriawan, harus dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus pembinaan kepada masyarakat, termasuk kalangan pengusaha agar lebih menaruh kepedulian terhadap masalah lingkungan.

    "Mereka harus ditindak tegas. Kalau nggak ditindak tegas, mereka tahu itu perbuatan salah tapi mereka melakukan itu terus-menerus. Mudah-mudahan dengan kita memberikan edukasi terus akan merubah mindset mereka yang selama ini salah," kata Iriawan saat meninjau Situ Cisanti yang dikenal juga dengan nama 0 Kilometer Citarum, Jumat (6/7/2018).

    Sementara itu Bupati Bandung, Dadang M Naser mengatakan, sejauh ini ada 126 pabrik di wilayah Kabupaten Bandung yang diberikan peringatan oleh pemerintah karena melakukan aktivitas yang mencemari Sungai Citarum. "Ada 126 pabrik yang sedang diberi peringatan oleh pemda. Dan mereka (pengusaha) sedang dibina," tutur Dadang.

    Sementara itu menurut Plt. Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jabar Nana Nasuha Juhri, sebelum menerapkan pasal korupsi untuk para pencemar Citarum harus dikaji terlebih dahulu sejauh mana pelanggaran yang dilakukan. Untuk itu, limbah yang ada di sungai harus diambil samplenya untuk diteliti tingkat pencemarannya.

    "Harus dicermati terlebih dahulu sampai sejauh mana pelanggarannya. Karena memang tentu limbah yang sudah ada di sumber air harus segera diambil dulu samplenya seperti apa, kemudian apakah itu sudah melewati batas cemarnya atau bagaimana," tutur Nana disela-sela peninjauan Situ Cisanti mendampingi Pj. Gubernur Jabar.

    Petugas Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH) yang ada di bawah kewenangan Dinas Lingkungan Hidup juga terus memantau DAS Citarum. Dengan begitu, kata Nana, ketika PPLH mendapatkan laporan pencemaran maka akan langsung ditindaklanjuti.

    "Ketika ada laporan pembuangan limbah dari industri ke sumber air, maka petugas kami akan langsung turun dan berkoordinasi dengan teman-teman kabupaten/kota," jelas Nana yang juga Kepala Dinas PSDA Jabar.(*)

    fan

    0 Komentar
    Tinggalkan Komentar
    Cancel reply
    0 Komentar
    Tidak ada komentar
    Berita Lainnya
    Pemprov Upayakan Perpanjangan Runway Wiriadinata
    Bendungan Leuwikeris Ditargetkan Rampung pada 2021
    KPU: Bacaleg tak Bisa Jadi Capres atau Cawapres
    Hanura Konflik, Darus Hengkang ke Partai Nasdem
    Semua Parpol Penuhi Syarat Kuota Perempuan 30%
    Berita Terdahulu

    Editorial

    • Selamat Memilih
      Selamat Memilih

      PEMILIHAN Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 resmi dihelat Rabu, 27 Juni 2018 ini.

      Advertisement On Google