web stats service from statcounter

Hot News


Inspirasi


    Ini Faktor Naiknya Partisipasi Pemilih di Pilkada
    Net Ilustrasi.

    Ini Faktor Naiknya Partisipasi Pemilih di Pilkada

    JuaraNews, Bandung - Ketua KPU Kota Bandung, Rifqi Alimubarok mengungkapkan, meningkatnya angka partisipasi pemilih di Kota Bandung dipengaruhi oleh banyak faktor.

    Pertama, pesta demokrasi kali ini termasuk ke dalam Pilkada Serentak. Dengan begitu, semua pihak menyampaikan informasi tidak hanya KPU Kota Bandung melainkan juga KPU Jawa Barat bahkan KPU pusat.

    "KPU Kota Bandung berupaya keras melakukan sosialisasi dengan Pemkot Bandung secara optimal. Paslon pun berkampanye dengan kreatif dan menyampaikan program yang inovatif sehingga menarik warga untuk menggunakan hak pilihnya," katanya.

    Atas pencapaian peningkatan partisipasi pemilih, KPU Kota Bandung berterima kasih kepada semua seperti Pemkot Bandung, Panwaslu Kota Bandung, unsur kepolisian dan TNI, serta masyarakat Kota Bandung pada umumnya.

    "Ini prestasi kita semua. Ini hasil kerja keras kita bersama. Tidak hanya penyelenggara, melainkan juga parpol dan masyarakat yang secara kolektif menyukseskan Pilkada Serentak di Kota Bandung," sebutnya.

    Setelah ada hasil rekapitulasi penghitungan suara ini, Rifqi menjelaskan, KPU Kota Bandung akan menunggu selama tiga hari ke depan apabila ada paslon yang mengajukan sengketa Pilkada.

    "Kalau ternyata setelah tiga hari tidak ada yang mengajukan sengketa, selanjutnya pada Senin atau Selasa (9 atau 10 Juli 2018) mendatang, kami akan menetapkan hasil Pilkada Serentak di Kota Bandung," jelasnya.(*)

    fan

    0 Komentar

    Tinggalkan Komentar


    Cancel reply

    0 Komentar


    Tidak ada komentar

    Berita Lainnya


    MUI Jabar Berharap Programnya Disinergikan Wapres
    Gerindra Belum Siapkan Kader di Pilkada Jabar
    Pamor akan Daki Gunung di Jawa, Bali, & Lombok
    Revisi UU KPK Hasil Revisi DPR Resmi Berlaku Kamis Ini, BEM SI Gelar Demo Lagi
    UU KPK Hasil Revisi Berlaku Mulai Kamis Ini

    Editorial